Pemegang XRP telah lama memperdebatkan apakah pembakaran XRP yang disimpan dalam escrow dapat secara langsung meningkatkan nilai pasarnya. Sebuah postingan terbaru dari XRP Launch menyoroti sentimen ini, mempertanyakan mengapa Ripple tidak membakar XRP untuk menguntungkan pemegang, dengan menyarankan bahwa tindakan tersebut dapat mendorong harga di atas $1,3894. Percakapan ini mencerminkan asumsi umum di kalangan investor ritel: mengurangi pasokan secara otomatis meningkatkan harga.
David Schwartz, mantan CTO Ripple dan arsitek inti XRP Ledger, memberikan perspektif bernuansa di X. Dia merujuk pada contoh historis, mencatat, "Di suatu tempat pada grafik ini, XLM membakar sekitar setengah pasokannya. Bisakah Anda menemukan di mana?" Poin Schwartz menekankan bahwa bahkan pembakaran token besar di jaringan lain tidak selalu diterjemahkan menjadi apresiasi harga langsung, menyoroti batasan manipulasi pasokan langsung.
Menyusul komentar Schwartz, pengguna Spade mempertanyakan apakah inisiatif Ripple—seperti RLUSD, aset dunia nyata (RWAs), dan bridging—dapat secara signifikan mempengaruhi harga XRP. Spade berargumen bahwa mekanisme ini terutama membakar XRP secara tidak langsung selama transaksi, menawarkan manfaat langsung yang kecil terhadap nilai pasar.
Schwartz mengklarifikasi bahwa meskipun inisiatif tersebut tidak mendorong harga secara langsung, mereka dapat menciptakan manfaat tidak langsung yang signifikan. Dengan memperluas utilitas XRP melalui On-Demand Liquidity (ODL), penyelesaian stablecoin, dan pembayaran lintas batas, langkah-langkah ini meningkatkan adopsi, likuiditas, dan aktivitas jaringan.
Seiring waktu, penggunaan yang meluas dan integrasi fungsional dapat memperkuat posisi pasar XRP dan berkontribusi pada pertumbuhan berkelanjutan, meskipun pembakaran itu sendiri memiliki efek langsung yang minimal.
Diskusi ini menyoroti kesimpulan penting: kelangkaan token saja tidak menentukan nilai. Adopsi dunia nyata, aktivitas jaringan, dan integrasi ke dalam sistem keuangan berfungsi sebagai pendorong harga yang jauh lebih bermakna. Meskipun pembakaran koin menarik perhatian, wawasan Schwartz menunjukkan bahwa utilitas fungsional dan pertumbuhan ekosistem pada akhirnya lebih penting untuk valuasi jangka panjang.
Bagi investor, pelajarannya jelas: menilai potensi XRP memerlukan pandangan melampaui mekanisme pasokan dan berfokus pada adopsinya dalam pembayaran, penyediaan likuiditas, dan aplikasi lintas rantai. Komentar Schwartz memperkuat bahwa nilai XRP tertambat pada ekosistemnya, bukan pembakaran token yang menarik perhatian.
Penafian: Konten ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin termasuk pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca didesak untuk melakukan penelitian mendalam sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya merupakan risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Ikuti kami di Twitter, Facebook, Telegram, dan Google News
Postingan Mantan CTO Ripple Menjelaskan Dampak Nyata dari Pembakaran XRP pertama kali muncul di Times Tabloid.


