Otoritas Inggris telah mengambil langkah untuk membubarkan Zedxion, sebuah bursa cryptocurrency yang dituduh memproses dana untuk Korps Pengawal Revolusi Islam Iran. Companies House mengutip informasi yang menyesatkan dalam dokumen pendirian perusahaan. Penutupan Zedxion terjadi setelah investigasi mengungkap potensi hubungan dengan entitas Iran yang terkena sanksi.
Bursa tersebut beroperasi di bawah Zedxion Exchange Ltd, yang didirikan pada Mei 2021. Catatan awal mencantumkan Babak Morteza sebagai direktur dan orang dengan kontrol signifikan. Otoritas kemudian menemukan bahwa detail Morteza cocok dengan detail pengusaha Iran yang terkena sanksi, Babak Zanjani.
Zedxion dilaporkan menggunakan identitas fiktif untuk beroperasi, dengan Elizabeth Newman ditunjuk sebagai direktur setelah pemecatan Morteza. Investigator menemukan gambar stok yang mewakili Newman dalam materi promosi. Penemuan ini menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut tentang transparansi dan legitimasi perusahaan Zedxion.
Analisis oleh TRM Labs menemukan bahwa Zedxion dan platform saudaranya Zedcex memproses sekitar $1 miliar dalam transaksi terkait IRGC. Awalnya, transaksi ini mewakili 56 persen dari total volume platform. Pada tahun 2024, bagian tersebut meningkat menjadi 87%, mencapai lebih dari $619 juta.
Data menunjukkan Zedxion berfungsi sebagai saluran utama untuk dana terkait negara Iran. Volume transaksi yang tinggi menunjukkan struktur yang disengaja untuk menghindari pengawasan sanksi. Regulator menyoroti desain operasional bursa sebagai mekanisme penghindaran potensial.
Zedxion dan Zedcex mempertahankan aktivitas di seluruh jaringan kripto internasional. Investigasi menunjukkan kedua platform memfasilitasi arus keuangan Iran meskipun ada sanksi global. Tindakan ini mendorong pengawasan regulasi dari berbagai otoritas, termasuk Departemen Keuangan AS.
Office of Foreign Assets Control Departemen Keuangan AS menunjuk Zedxion dan Zedcex karena membantu penghindaran sanksi Iran. Zanjani, yang terkait dengan platform tersebut, sebelumnya mencuci miliaran pendapatan minyak untuk entitas negara Iran. Hukuman sebelumnya atas penggelapan dan keringanan hukuman berikutnya menyoroti risiko memfasilitasi jaringan yang terkena sanksi.
Pembubaran Zedxion sejalan dengan tren penegakan yang lebih luas yang menargetkan saluran kripto untuk pendanaan negara ilegal. Secara global, otoritas memantau bursa untuk mencegah entitas yang terkena sanksi memindahkan dana. Regulator AS secara bersamaan menyelidiki Binance atas potensi pelanggaran serupa yang melebihi $1 miliar.
Operasi Zedxion menggambarkan kerentanan dalam kepatuhan kripto dan pengawasan regulasi. Otoritas bertujuan untuk menutup celah yang digunakan untuk transfer keuangan ilegal. Kasus ini memperkuat pentingnya memverifikasi identitas dan memantau pola transaksi dalam keuangan digital.
Postingan Inggris Menutup Bursa Kripto Zedxion yang Terkait dengan IRGC Iran pertama kali muncul di CoinCentral.


