Pasar aset kripto sepertinya akan memasuki fase yang menantang karena pertumbuhan suplai uang global (M2) kini jatuh ke wilayah negatif untuk pertama kali tahunPasar aset kripto sepertinya akan memasuki fase yang menantang karena pertumbuhan suplai uang global (M2) kini jatuh ke wilayah negatif untuk pertama kali tahun

M2 Global Baru Saja Negatif untuk Pertama Kali di 2026 — Akankah Bitcoin Mengalami Tekanan?

2026/03/24 18:49
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Pasar aset kripto sepertinya akan memasuki fase yang menantang karena pertumbuhan suplai uang global (M2) kini jatuh ke wilayah negatif untuk pertama kali tahun ini.

Pada saat yang sama, kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga juga semakin meningkat di bulan Maret. Tren ini menambah kekhawatiran investor dan mendorong reaksi lebih cepat dari biasanya.

Pertumbuhan M2 Selama 7 Minggu Berubah Negatif untuk Pertama Kalinya di 2026

Data dari BGeometrics menunjukkan bahwa pertumbuhan M2 global, yang diukur pada siklus 7 minggu, telah menjadi negatif untuk pertama kalinya sejak awal 2026.

Perkembangan ini cukup mengkhawatirkan karena M2—ukuran total suplai uang yang mencakup uang tunai, simpanan bank, dan aset yang sangat likuid—sering menjadi indikator utama. M2 memiliki korelasi kuat dengan performa aset berisiko, khususnya aset kripto.

Bitcoin dan Pertumbuhan M2 | Sumber: BGeometricsBitcoin dan Pertumbuhan M2 | Sumber: BGeometrics

Pertumbuhan M2 year-over-year memang masih positif, tapi juga sudah mulai melambat.

Penting untuk dicatat bahwa sensitivitas aset kripto utama seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL) terhadap likuiditas global saat ini lebih tinggi dari rata-rata jangka panjangnya.

Berdasarkan data dari Cross Border Capital, korelasi antara altcoin ini dengan arus likuiditas ekonomi makro meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada saat bersamaan, aset kripto semakin “dewasa” karena sudah mulai terintegrasi ke dalam sistem keuangan global. Tapi, ini juga berarti aset tersebut lebih rentan terhadap fluktuasi arus modal dunia.

Masih terlalu dini untuk memastikan apakah suplai M2 global telah benar-benar memasuki tren penurunan jangka panjang. Namun, laporan BeInCrypto menjelaskan bahwa memanasnya ketegangan di Timur Tengah telah mendorong kenaikan harga minyak, sehingga ekspektasi inflasi kembali meningkat.

Akibat langsungnya, pasar kini menyesuaikan ulang peluang pemotongan suku bunga oleh The Fed. Bahkan, kemungkinan kenaikan suku bunga baru-baru ini kembali meningkat. Jika skenario ini terjadi, arus likuiditas global bisa semakin menyusut.

Sebelumnya, analis sering melihat keterlambatan sekitar 2-3 bulan antara perubahan suplai M2 dan pergerakan harga Bitcoin. Akan tetapi, perang dan lonjakan harga minyak bisa jadi faktor baru yang mempercepat transmisi efek tersebut.

Peluang Pasar
Logo INI
Harga INI(INI)
$0.10678
$0.10678$0.10678
-0.36%
USD
Grafik Harga Live INI (INI)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.