Mubadala Investment Co yang berbasis di Abu Dhabi dilaporkan akan menjadi bagian dari konsorsium global yang dipimpin oleh AS yang akan mendukung rantai pasokan energi dan mineral penting.
Anggota lain dari konsorsium tersebut termasuk SoftBank Group Jepang dan Temasek Holdings Singapura, lapor Bloomberg, mengutip Jacob Helberg, wakil menteri urusan ekonomi di Departemen Luar Negeri.
AS bermaksud menyumbang $250 juta untuk konsorsium investasi tersebut, yang akan dikelolanya, katanya.
Investasi prioritas konsorsium akan fokus pada menjaga akses terhadap energi dan tanah jarang untuk AS dan sekutunya, kata Helberg.
Dana baru ini merupakan bagian dari Pax Silica yang dipimpin AS, yang telah diperluas untuk mencakup proyek infrastruktur energi menyusul blokade Iran terhadap Selat Hormuz, kata laporan tersebut.
Diluncurkan pada bulan Desember, program Pax Silica bertujuan untuk mencakup rantai pasokan dari mineral penting dan energi hingga manufaktur canggih, chip, infrastruktur AI dan logistik. UEA, Qatar, Inggris, Jepang, India, Korea Selatan dan Singapura termasuk di antara anggotanya.


