Dalam dunia trading kripto, istilah futures mungkin sudah cukup familiar. Namun, ada satu jenis yang sering digunakan trader, yaitu perpetual futures.
Sekilas, keduanya terlihat mirip karena sama-sama memungkinkan trader berspekulasi terhadap pergerakan harga aset kripto. Tapi ternyata, antara futures dan perpetual futures merupakan dua hal yang berbeda lho!
Artikel ini akan membahas perbedaan keduanya, agar kamu bisa memilih instrumen yang sesuai dengan gaya trading. Yuk kita bedah satu per satu!
Crypto futures trading atau perdagangan kontrak berjangka merupakan kontrak derivatif yang mengikat dua pihak untuk membeli atau menjual aset crypto tertentu dengan harga yang sudah disepakati, pada tanggal yang telah ditentukan di masa depan.
Institusi, penambang, dan trader profesional menggunakan kontrak ini untuk hedging maupun spekulasi. Misalnya, seorang penambang Bitcoin yang memperkirakan akan menerima 5 BTC dalam dua bulan dapat menjual kontrak futures hari ini untuk mengunci harga saat ini dan melindungi diri dari potensi penurunan nilai jika ketika dalam dua bulan nanti harganya turun.
Strategi hedging ini memberikan kepastian harga, tetapi membutuhkan margin yang tetap terkunci hingga kontrak berakhir.
Kontrak futures sudah lama digunakan di pasar tradisional untuk komoditas dan saham, dan kini telah diadaptasi untuk aset digital di berbagai exchange besar.
Baca juga: Crypto Futures vs Spot Trading: Mana yang Cocok untuk Trader?
Kontrak perpetual futures bekerja hampir sama dengan kontrak futures biasa, namun perbedaan ada pada tanggal kadaluarsa, yang mana konrak perpetual futures tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.
Trader bisa menahan posisi tanpa batas waktu, selama persyaratan margin terpenuhi dan posisi tidak terkena likuidasi.
Karena tidak memiliki tanggal kadaluarsa, kontrak perpetual menjadi salah satu instrumen yang paling banyak diperdagangkan di pasar derivatif kripto. Tapi, ketiadaan tanggal kedaluwarsa dalam kontrak perpetual futures membuat para trader harus membayar biaya funding.
Funding sendiri merupakan biaya berkala yang dipertukarkan antara trader posisi long dan short untuk menjaga harga perpetual tetap selaras dengan harga pasar spot. Pembayaran ini terjadi beberapa kali dalam sehari, sehingga biaya kecil bisa terakumulasi menjadi signifikan bagi trader yang menggunakan leverage.
Agar lebih mudah memahami antara perbedaan dari keduanya, berikut perbandingan antara Perpetual Futures vs Futures Biasa dalam bentuk tabel:
| Aspek | Futures Biasa | Perpetual Futures |
| Expiry | Ada tanggal jatuh tempo | Tidak ada tanggal jatuh tempo |
| Pergerakan Harga | Akan mendekati harga spot saat jatuh tempo | Dijaga tetap dekat dengan harga spot lewat funding |
| Penyelesaian | Diselesaikan saat kontrak berakhir | Berjalan terus selama posisi terbuka |
| Biaya | Fee trading + potensi biaya rollover | Fee trading + funding rate |
| Pengguna Umum | Institusi & hedger | Trader aktif & spekulator |
Baca juga: Saat Pasar Crypto Tak Menentu, Cash is King Jadi Jawaban: Apa Maksudnya?
Perpetual futures dan futures biasa sama-sama merupakan instrumen derivatif, tetapi memiliki perbedaan utama pada tanggal kedaluwarsa dan mekanisme tradingnya.
Futures biasa memiliki batas waktu kontrak, sementara perpetual futures menawarkan fleksibilitas tanpa expiry dengan tambahan mekanisme funding rate.
Dengan memahami perbedaan ini semoga dapat membantu kamu dalam memilih instrumen yang paling sesuai dengan strategi trading yang kamu miliki.
Apa pun instrumen yang digunakan, selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan trading dan pastikan menggunakan exchange terpercaya seperti Tokocrypto yang telah terdaftar resmi, serta berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Sumber:
Binance: Differences Between Perpetual Contract and Traditional Futures Contract
Leverage Trading: Futures Contracts vs Perpetual Futures: 6 Key Differences Explained
The post Perpetual Futures Crypto: Apa Bedanya dengan Futures Biasa? appeared first on Tokocrypto News.


