Chief technology officer Ripple, David Schwartz, telah memicu kembali diskusi tentang peran XRP dalam pembayaran lintas batas setelah menjelaskan bagaimana harga token yang lebih tinggi dapat meningkatkan efisiensi pembayaran. Komentarnya berfokus pada bagaimana aset tersebut berfungsi dalam model pembayaran Ripple.
Schwartz mengatakan valuasi XRP yang lebih tinggi mengurangi jumlah token yang dibutuhkan untuk memindahkan nilai yang sama. Struktur tersebut dapat menurunkan tekanan likuiditas selama transaksi besar dan membuat penyelesaian lebih mudah dikelola. Diskusi ini muncul saat XRP terus diperdagangkan di bawah $2, dan RippleX memperkenalkan whitepaper baru yang berfokus pada fitur privasi di XRP Ledger.
Harga XRP yang Lebih Tinggi Mengurangi Volume Token dalam Alur Pembayaran
Schwartz mengunjungi kembali poin yang sudah lama ada tentang penggunaan XRP dalam pembayaran dengan menjelaskan bahwa total nilai yang dibutuhkan untuk transfer tidak berubah ketika harga naik, tetapi jumlah token yang diperlukan berubah. Secara praktis, pembayaran $1 juta akan memerlukan lebih sedikit XRP ketika token diperdagangkan pada harga yang lebih tinggi. Itu berarti penyedia pembayaran tidak perlu mencari atau memindahkan jumlah aset yang besar untuk menyelesaikan transaksi yang sama.
Struktur ini penting dalam sistem pembayaran berbasis likuiditas seperti model On-Demand Liquidity Ripple. Ketika lebih sedikit token dibutuhkan, pelaku pasar mungkin menghadapi slippage yang lebih kecil selama konversi dan eksekusi. Volume token yang lebih rendah juga dapat mengurangi gesekan di koridor dengan likuiditas yang lebih tipis, terutama ketika perusahaan perlu menyelesaikan transfer dengan cepat.
Model Pembayaran Ripple Tetap Fokus pada Efisiensi
Penjelasan Schwartz berpusat pada efisiensi operasional daripada spekulasi harga. Posisinya adalah bahwa harga XRP yang lebih tinggi dapat membuat jaringan lebih mudah digunakan untuk alur pembayaran dunia nyata dengan membebaskan likuiditas dan mengurangi beban penanganan jumlah token yang besar.
Argumen tersebut juga menarik perhatian karena XRP tetap berada di bawah tekanan dalam beberapa minggu terakhir. Token tersebut kesulitan untuk merebut kembali dan mempertahankan level $2 sejak akhir Januari 2026, dan perdagangan terkini tetap lebih dekat ke kisaran pertengahan $1. Analis terus mengamati apakah perhatian yang diperbarui pada utilitas pembayaran dapat mendukung minat yang lebih luas terhadap XRP saat April dimulai.
Whitepaper RippleX Menambahkan Diskusi Privasi ke Pengembangan XRPL
RippleX menambahkan poin menarik lainnya untuk ekosistem XRP setelah menerbitkan whitepaper tentang aset rahasia untuk XRP Ledger. Dokumen tersebut menggambarkan kerangka kerja untuk transfer rahasia yang terikat pada token multiguna, menggunakan zero-knowledge proofs untuk menyembunyikan saldo dan jumlah transaksi sambil menjaga pengirim dan penerima tetap terlihat di on-chain. Desain ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan privasi tanpa menghilangkan auditabilitas yang diperlukan oleh institusi dan regulator.
Proposal tersebut juga menguraikan fitur seperti kontrol penerbit, pengungkapan selektif untuk auditor, dan kemampuan untuk memindahkan aset antara status publik dan rahasia. RippleX mengatakan sistem akan menggunakan alat kriptografi yang memungkinkan validator untuk mengonfirmasi validitas transaksi tanpa melihat jumlah sebenarnya. Jika diadopsi melalui proses amandemen jaringan, kerangka kerja tersebut dapat memperluas daya tarik XRP Ledger untuk bank, penerbit stablecoin, dan perusahaan yang mengeksplorasi produk keuangan yang ditokenisasi.
Prediksi Harga XRP Saat Ekosistem Berkembang
Harga XRP diperdagangkan mendekati $1,35 pada saat pelaporan, menunjukkan kenaikan harian yang sederhana sambil tetap berada di bawah level yang terlihat di awal tahun. Volume perdagangan meningkat lebih dari 80% selama periode yang sama, menunjukkan bahwa aktivitas pasar belum menghilang meskipun pemulihan harga tetap tidak merata.
Grafik 1-Hari XRPUSD | Sumber: CoinCodex
Pada saat yang sama, beberapa pengamat telah menunjuk aktivitas jaringan yang lebih lemah sebagai faktor yang mungkin terus membebani sentimen.
XRP telah memimpin sentimen kripto positif di X selama tiga bulan berturut-turut. Token tersebut mencatat lebih dari 883.000 penyebutan positif, menempatkannya di depan mata uang kripto utama lainnya selama periode tersebut. Tren ini telah menarik perhatian karena XRP terus membangun posisinya di sekitar kasus penggunaan pembayaran lintas batas dan relevansi pasar yang lebih luas.
Sumber: https://coinpaper.com/15843/ripple-cto-says-higher-xrp-value-lowers-payment-liquidity-demands

