Li Xiong, seorang tokoh senior di Huione Group, jaringan yang diduga melakukan pencucian uang untuk organisasi kriminal, diekstradisi ke Cina dari Kamboja.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Menurut laporan media, ia diduga terlibat dalam beberapa pelanggaran. Pelanggaran tersebut mulai dari menjalankan kasino, penipuan, aktivitas bisnis ilegal, hingga penyamaran hasil kejahatan kriminal.
Pihak berwenang menangkap Chen Zhi, ketua Prince Group yang merupakan perusahaan di balik Huione Group, sekitar tiga bulan lalu. Laporan pada bulan Oktober menyebutkan bahwa Departemen Kehakiman AS menyita lebih dari 127.000 Bitcoin (BTC) yang terkait dengan Zhi.
Huione Group sudah terkena sanksi dari berbagai pemerintah, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Korea Selatan. Pada Oktober, Jaringan Penegakan Kejahatan Keuangan (FinCEN) dari Departemen Keuangan AS memerintahkan lembaga keuangan AS untuk tidak membuka atau mempertahankan rekening koresponden untuk, atau atas nama, Huione Group.
Berdasarkan temuan FinCEN, grup ini menerima setidaknya US$4 miliar dana ilegal antara Agustus 2021 hingga Januari 2025.
Sementara itu, data Chainalysis menunjukkan bahwa ekosistem yang lebih luas tetap kuat. Jaringan pencucian uang berbahasa Cina (CMLNs) memproses sebesar US$16,1 miliar pada 2025. Jaringan ini telah memproses sekitar 20% dana kripto ilegal selama lima tahun terakhir.
Berlangganan channel YouTube kami untuk menonton wawancara pemimpin dan jurnalis seputar wawasan ahli

