Quidax menghentikan perdagangan P2P lima bulan setelah diluncurkan. Sandbox kripto Nigeria menghadapi hambatan regulasi awal akibat yurisdiksi SEC.
Eksperimen kripto di Nigeria mengalami kemacetan ketika Quidax menghentikan perdagangan peer-to-peer hanya lima bulan kemudian.
Sandbox tersebut dioperasikan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC). Melalui Program Inkubasi Regulasi Percepatan, sandbox ini telah melacak pertukaran aset digital untuk memformalkan pasar kripto di Nigeria.
Permasalahan P2P yang Tidak Dapat Diselesaikan Regulator
Di Nigeria, ekonomi kripto didominasi oleh perdagangan P2P. Transaksi dilakukan langsung antar pengguna, dan biasanya diselesaikan melalui transfer bank di luar bursa.
Menurut BusinessDay, pada tahun 2024, SEC menyatakan kekhawatiran tentang aliran transaksi yang samar dan penyelesaian di luar platform yang sulit dilacak.
Quidax menerapkan perlindungan: hanya pengguna yang terverifikasi yang bisa menjadi pedagang, KYC Level-3 diperbolehkan, dan otentikasi dua faktor wajib; bursa secara pribadi meninjau aplikasi para pedagang.
Namun, perlindungan tersebut ternyata tidak cukup; fitur tersebut akhirnya disembunyikan, bahkan model P2P yang sudah teregulasi pun tak lagi sesuai dengan toleransi regulasi modern.
Anda juga mungkin menyukai: Postingan Gedung Putih Mengirim Memecoin Solana PENGUIN dari $387 ribu menjadi $94 juta
Pengajuan Lisensi Terhenti karena Persyaratan Meningkat
Peserta Sandbox dijanjikan lisensi penuh pada Agustus 2025, tetapi SEC menghentikan persetujuan untuk mengevaluasi kapasitas pengawasannya, sehingga jadwal terganggu.
Ada peningkatan dalam persyaratan modal. Pada 16 Januari, regulator meningkatkan batas minimum menjadi N500 juta, sekitar 352.000 dolar berdasarkan nilai saat ini.
Persyaratan ini diatur oleh pasar modal melalui Undang-Undang Investasi dan Sekuritas serta dianggap sebagai aset digital yang bersifat sekuritas. Beban bertumpuk diterapkan pada platform yang menggabungkan berbagai layanan.
Quidax menghapus 35 token, seperti meme coin, token game, dan Worldcoin; World Liberty Financial ditambahkan ke daftar penghapusan.
Langkah-langkah ini menunjukkan pemosisian ulang strategis; kesepakatan yang melibatkan lisensi akan membutuhkan paparan risiko yang lebih rendah, karena fitur-fitur kompleks tinggi berisiko mendapatkan penolakan segera.
Sandbox ini menawarkan inovasi dengan keamanan di Nigeria, meskipun penarikan Quidax menunjukkan bahwa regulator lebih fokus pada kontrol, dalam hal ini visibilitas dan kelayakan modal dibandingkan struktur informal.
Garis pembatas pertama sudah jelas: inovasi harus disesuaikan dengan kerangka kerja, atau akan tertunda.
Sumber: https://www.livebitcoinnews.com/quidax-shuts-p2p-nigerias-crypto-sandbox-faces-reality/


