Ben Delo, co-founder BitMEX dan penerima pengampunan dari Trump, telah menyumbang £4 juta (US$5,3 juta) kepada partai Reform UK yang dipimpin oleh Nigel Farage.
Delo mengumumkan sumbangan itu melalui sebuah opini di surat kabar Telegraph yang terbit pada 8 April. Ia menyebut sumbangan ini sebagai langkah pertamanya dalam aktivisme politik.
Delo ikut mendirikan exchange derivatif aset kripto BitMEX pada tahun 2014. Pada 2022, ia mengaku bersalah melanggar US Bank Secrecy Act (BSA) karena tidak menjalankan kontrol anti pencucian uang di platform tersebut.
Ia membayar denda perdata sebesar US$10 juta menurut laporan resmi dan mendapat masa percobaan selama 30 bulan. Presiden Donald Trump memberikan pengampunan penuh kepada Delo dan para co-foundernya, Arthur Hayes dan Samuel Reed, pada Maret 2025.
Dalam tulisannya, Delo menggambarkan sumbangannya sebagai respon atas krisis kejujuran dalam kehidupan publik Inggris.
Ia menulis bahwa Reform UK adalah satu-satunya partai yang berani menghadapi masalah negara secara langsung.
Pemerintah Inggris menerapkan batas sumbangan politik tahunan sebesar £100.000 dari warga negara Inggris yang tinggal di luar negeri pada 25 Maret. Selain itu, larangan sumbangan menggunakan aset kripto juga mulai berlaku bersamaan dengan aturan tersebut.
Kebijakan ini muncul setelah ada tinjauan independen terkait intervensi keuangan asing dalam politik Inggris yang dipimpin mantan Sekretaris Tetap, Philip Rycroft.
Delo, yang saat ini tinggal di Hong Kong, mengatakan ia akan pindah ke Inggris guna menghindari batas sumbangan dan tetap dapat mendukung kampanye Reform UK.
Reform UK telah menerima £12 juta dari Christopher Harborne, seorang investor Inggris yang tinggal di Thailand, selama setahun terakhir. Batas baru ini dapat membuat kontribusi Harborne di masa depan akan jauh lebih terbatas.


