Galaxy Digital memberi tahu SEC bahwa AMM harus bisa memperdagangkan sekuritas ter-tokenisasi tanpa perlu registrasi exchange, menentang Wall Street.Galaxy Digital memberi tahu SEC bahwa AMM harus bisa memperdagangkan sekuritas ter-tokenisasi tanpa perlu registrasi exchange, menentang Wall Street.

Galaxy Digital Serukan SEC agar Izinkan Perdagangan Sekuritas Ter-tokenisasi di AMM

2026/04/16 20:55
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Galaxy Digital mengajukan surat kepada Crypto Task Force milik SEC minggu ini, dengan berpendapat bahwa automated market makers (AMM) seharusnya boleh memperdagangkan sekuritas tokenisasi tanpa harus mendaftar sebagai exchange.

Pengajuan ini secara langsung menantang posisi SIFMA, yaitu kelompok lobi yang mewakili broker-dealer Wall Street tradisional.

Galaxy: AMM Bukan Bagian dari Aturan Exchange

Dalam pengajuannya, Galaxy Digital menjelaskan alasan mengapa AMM yang memenuhi kriteria tertentu tidak masuk dalam kategori “exchange” menurut Securities Exchange Act tahun 1934.

Perusahaan ini menyoroti fitur seperti settlement yang deterministik, transparansi penuh, akses non-diskriminatif, dan tidak adanya kontrol secara diskresi.

Galaxy juga menegaskan bahwa liquidity provider di platform ini bukan “dealer” karena mereka berdagang untuk rekening mereka sendiri, tidak memiliki pelanggan, serta tidak mencari pesanan dari pihak lain.

Perusahaan tersebut mengusulkan pengecualian inovasi bersyarat berupa whitelist, batas volume, serta pengungkapan yang wajib agar menjaga integritas pasar.

Surat ini membingkai perdebatan terkait apakah saham tokenisasi harus bisa bergerak melalui protokol terdesentralisasi atau tetap terkurung di infrastruktur pasar tradisional.

SIFMA telah mendorong agar aset-aset ini tetap di sistem lama, sebuah posisi yang menurut Galaxy tidak sejalan dengan sikap netral teknologi dari SEC.

Perubahan Regulasi yang Lebih Luas

Pengajuan ini muncul saat SEC memperluas sikap pro-kripto mereka. Lembaga tersebut meluncurkan Project Crypto di awal tahun ini demi membawa pasar modal ke dalam blockchain.

Pada Maret 2026, SEC dan CFTC mengeluarkan taksonomi bersama untuk mengelompokkan aset digital menjadi lima kategori, termasuk sekuritas tokenisasi.

Galaxy sendiri menjadi perusahaan pertama yang terdaftar di NASDAQ dan mentokenisasi sahamnya di blockchain publik, dengan rencana voting pemegang saham pada Mei 2026 melalui platform tata kelola Broadridge di Avalanche.

Apakah SEC akan berpihak pada Galaxy atau SIFMA dalam klasifikasi AMM bisa saja menentukan perkembangan pasar saham tokenisasi untuk tahun-tahun berikutnya.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

USD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APR

USD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APRUSD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APR

Pengguna baru: stake hingga 600% APR Waktu terbatas!