Stablecoin kini telah menjadi bagian inti dari infrastruktur keuangan. Volume bulanan on-chain stablecoin saat ini sudah melampaui US$2 triliun. Jaringan pembayaran seperti Visa, Mastercard, dan Stripe kini juga sudah masuk ke sektor ini.
Tetapi, infrastruktur di balik stablecoin hampir tidak terlihat. Hal ini meliputi sistem kustodian, pencetakan, penyelesaian, dan kepatuhan. Inilah area yang digarap BitGo.
Perusahaan ini sekarang menjadi nominasi Pemimpin Infrastruktur Stablecoin Terbaik di BeInCrypto Institutional 100 Awards 2026.
Penominasian ini berfokus pada BitGo Mint, yang diluncurkan pada 2 April 2026. Platform ini memungkinkan institusi untuk mencetak, menebus, dan mengelola stablecoin langsung di lingkungan kustodi BitGo.
Langkah BitGo ini hadir setelah serangkaian pencapaian penting. Pada Desember 2025, Office of the Comptroller of the Currency (OCC) menyetujui perubahan status BitGo menjadi national trust bank berizin federal.
Satu bulan setelahnya, BitGo melantai di New York Stock Exchange dengan ticker BTGO.
Urutan peristiwa tersebut menempatkan BitGo di posisi unik karena bisa mengoperasikan infrastruktur stablecoin di dalam kerangka perbankan teregulasi secara federal.
| Berdiri Sejak | Aset di Platform | Klien | Ticker | Asuransi | Charter Federal |
| 2013 | US$81,6 miliar | 5.322 | NYSE: BTGO | US$250 juta | OCC |
Data aset dan klien didasarkan pada laporan SEC BitGo per 31 Desember 2025. Rincian asuransi dan charter sesuai dengan persetujuan OCC pada Desember 2025.
BitGo Mint hadir dengan dukungan dua stablecoin. Keduanya yaitu USD1 yang dikembangkan World Liberty Financial, serta SoFiUSD yang dikeluarkan oleh SoFi Bank. Kedua stablecoin ini berjalan di infrastruktur Stablecoin-as-a-Service BitGo.
Sistem ini mengatur kustodi, manajemen cadangan, dan proses pencetakan stablecoin. Layanan juga menyediakan kerangka kepatuhan yang diperlukan untuk penerbitan secara institusional. USD1 didukung oleh Treasury AS jangka pendek dan ekivalen kas, dengan cadangan yang disimpan dalam kustodian berkualifikasi.
Skala menjadi bagian utama penilaian nominasi ini. Berdasarkan dokumen 10-K Maret 2026 yang mereka laporkan, BitGo mencatat aset sebesar US$81,6 miliar di platform mereka.
Klien institusional mencapai 5.322, naik 103,5% secara tahunan. Platform ini juga melayani 1,2 juta pengguna dan mencatat US$15,6 miliar aset yang di-stake.
Perusahaan ini beroperasi dengan status national trust bank. Dengan demikian BitGo dapat memberi layanan kustodi dan sejenisnya di seluruh 50 negara bagian AS tanpa izin terpisah. Aset yang dikustodikan diasuransikan hingga US$250 juta.
Analis pernah menyebut BitGo sebagai “military-grade custodian.” Pernyataan tersebut menyoroti fokus jangka panjang BitGo terhadap infrastruktur keamanan institusional.
Dorongan stablecoin BitGo juga melampaui BitGo Mint. Pada Maret 2026, firma ini bermitra dengan Stable Sea untuk mendukung pembayaran stablecoin B2B serta layanan perbendaharaan on-chain. Semua produk ini berjalan di stack Crypto-as-a-Service BitGo.
Sebagai hasilnya, BitGo kini telah menyediakan sistem terintegrasi. Kustodi, wallet, staking, trading, pembiayaan, dan infrastruktur stablecoin dioperasikan dalam satu entitas teregulasi.
Inilah inti dari penominasian tersebut. BitGo telah menggabungkan pengawasan perbankan federal dengan penerbitan stablecoin dan kustodi dalam satu platform. Sementara itu, mayoritas penyedia lain masih memisahkan fungsi-fungsi ini ke sistem yang berbeda-beda.
Model ini sudah berjalan. Institusi kini bisa mencetak, menyimpan, dan mendistribusikan stablecoin secara langsung di dalam proses kustodi yang teregulasi.
Cara stablecoin berpindah antara penerbit, pasar, dan rekanan jadi berubah karena hal ini.
BeInCrypto Institutional 100 Awards bertujuan mencari penyedia infrastruktur yang membentuk fase selanjutnya dari keuangan digital. Nominasi BitGo mencerminkan peran penting mereka dalam membangun sistem backend untuk mendukung adopsi stablecoin oleh institusi.


