Sebuah memo Pentagon yang bocor mengungkapkan bahwa Presiden Donald Trump ingin membawa topik yang sensitif saat menerima kunjungan dari seorang pemimpin asing sekutu.
The Daily Beast melaporkan pada hari Kamis bahwa Trump ingin mempertanyakan apakah Raja Charles seharusnya mengendalikan Kepulauan Falkland, sebuah Wilayah Seberang Laut Britania di dekat Argentina, saat kunjungannya yang akan datang pada hari Senin.

Rencana Trump ini dilaporkan sebagai balasan atas penolakan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk mendukung blokade AS di Selat Hormuz. Kepulauan Falkland bisa menjadi topik yang sensitif karena adik Raja Charles, Pangeran Andrew, pernah bertempur dalam konflik tersebut sebagai pilot helikopter, catat The Daily Beast.
Memo tersebut juga mengungkapkan bahwa AS bisa mendorong pengusiran Spanyol dari NATO karena keengganannya untuk terlibat dalam perang di Iran.
Memo Pentagon yang bocor dan rencana Trump telah tersebar ke seberang Atlantik, dan Partai Liberal Demokrat Inggris menginginkan Raja Charles untuk membatalkan kunjungan tersebut, yang dimaksudkan untuk memperbaiki hubungan yang tegang antara sekutu lama.
"Setiap langkah presiden untuk mempertanyakan kedaulatan kami di Falkland harus dihadapi dengan kecaman yang tegas," kata Sir Ed Davey, pemimpin partai tersebut, kepada The Daily Beast, seraya menambahkan bahwa Trump adalah seorang Presiden yang "tidak dapat diandalkan dan merusak" yang "tidak bisa terus menghina negara kami."


