Lonjakan tiba-tiba kasus penculikan terkait kripto di Prancis berbenturan dengan perdebatan yang semakin besar seputar keamanan data. Pavel Durov menyatakan bahwa kebocoran data pribadi mungkin membahayakan para pemegang aset digital. Dalam sebuah postingan di X, ia menyoroti bahwa telah terjadi 41 penculikan terhadap pemegang kripto di Prancis hanya dalam 3,5 bulan pertama tahun 2026.
Pendiri Telegram itu menuduh bahwa data pengguna yang sensitif membuat para investor menjadi sasaran yang lebih mudah. Ini termasuk informasi yang dimiliki oleh otoritas pajak. Ia juga menunjuk pada pelanggaran besar yang melibatkan Badan Dokumen Aman Prancis. Laporan menyebutkan bahwa data sekitar 19 juta orang telah terekspos. Artinya, nama, alamat, dan nomor telepon telah bocor.

Pihak berwenang Prancis tampaknya menyikapi situasi ini dengan lebih hati-hati. Pejabat dilaporkan telah mengonfirmasi bahwa lebih dari 40 penculikan kripto atau upaya penculikan telah dicatat sejak Januari. Ini menandai peningkatan tajam dari tahun lalu. Menurut polisi, tren ini mulai menguat pada 2025. Tahun lalu tercatat sekitar 30 kasus serupa.
"Modus operandi dan metode penargetan bervariasi," kata Philippe Chadrys dari polisi yudisial Prancis. Ia mencatat bahwa banyak operasi dikendalikan oleh jaringan yang beroperasi dari luar negeri. Insiden-insiden tersebut berkisar dari penculikan jangka pendek hingga kasus yang lebih brutal yang melibatkan penyiksaan dan tuntutan tebusan.
Dalam salah satu kasus terbaru, seorang wanita dan putranya yang berusia 11 tahun diculik di Burgundy. Mereka kemudian dibebaskan setelah operasi kepolisian berskala besar. Dalam kasus lain, tersangka di kota Anglet dilaporkan menargetkan seorang investor kripto tetapi secara keliru menculik orang yang salah sebelum ditangkap.
Sementara itu, beberapa kasus menjadi sangat brutal. Pada 2025, David Balland diculik dengan para penyerang memotong salah satu jarinya sambil menuntut tebusan. Ia adalah tokoh terkemuka di industri kripto. Meski demikian, ia berhasil diselamatkan, namun kasus ini menunjukkan seberapa jauh kelompok kriminal bersedia melangkah.
Jaksa penuntut Prancis dilaporkan menyatakan bahwa mereka kini telah mendakwa 88 orang sehubungan dengan penculikan terkait kripto. Ini termasuk anak di bawah umur dalam setidaknya selusin kasus.
Klaim Durov telah memperkeruh kekhawatiran bahwa paparan data bisa memperparah ancaman tersebut. Ia bahkan memperingatkan bahwa perluasan akses pemerintah terhadap identitas digital dan komunikasi terenkripsi dapat memperburuk situasi jika sistem dibobol. Ia menegaskan bahwa petugas pajak secara langsung menjual data. Namun, sumbernya masih belum terverifikasi, tetapi masalah utamanya tetap sama bahwa kebocoran itu nyata adanya.
Kelompok perlindungan data Prancis melaporkan jutaan rekaman yang telah dibobol dalam berbagai pelanggaran. Hal ini telah memengaruhi segalanya mulai dari layanan publik hingga perusahaan swasta. Skala paparan ini membuat sejumlah pakar memperingatkan bahwa data keuangan dan pribadi yang sensitif mungkin sudah beredar di antara jaringan kriminal.
Pihak berwenang menyebut penculikan terkait kripto sering mengikuti pola yang serupa. Kasus-kasus menunjukkan bahwa korban diidentifikasi sebagai pemegang aset digital, diculik, dan dipaksa untuk mentransfer dana di bawah tekanan. Berbeda dengan rekening bank tradisional, dompet kripto dapat diakses secara instan jika kunci privat atau kata sandi terungkap. Hal ini menjadikannya target yang menarik untuk pemerasan.
Seb, Presiden Federasi Perlindungan Data Prancis, dalam sebuah postingan menyebutkan bahwa Prancis akan menjadi negara yang paling banyak diretas ke-2 di dunia pada 2026. Ia menambahkan bahwa ini adalah tamparan keras terhadap realitas di tengah persiapan Eropa untuk menerapkan pemindaian identitas secara luas. Lebih dari 300 layanan Prancis terdampak, 23 juta akun dikompromikan, lebih dari 250 juta rekaman data terekspos, tambahnya.
Ia merilis sebuah daftar yang menunjukkan bahwa France Titres (ANTS) mengalami lebih dari 11,7 juta akun yang terekspos. Badan Pembayaran dan Layanan Negara membocorkan detail perbankan dan nomor jaminan sosial jutaan warga Prancis.
Pasar kripto tetap bergejolak setelah beberapa hari pemulihan. Harga Bitcoin telah melonjak hampir 10% selama 30 hari terakhir. BTC diperdagangkan di $77.601 pada saat berita ini ditulis. Ether mengalami penurunan selama sepekan, kehilangan 5% dari kenaikannya. Harga ETH berada di $2.315 pada saat berita ini ditulis.
Para pemikir kripto paling cerdas sudah membaca newsletter kami. Ingin bergabung? Ikuti mereka.

![[Between Islands] Jollibee belum hadir di Jepang, tapi makanan Filipina perlahan semakin terlihat](https://www.rappler.com/tachyon/2026/04/670198167_1439875670629608_7334571685488192572_n.jpg?resize=75%2C75&crop_strategy=attention)