Ripple telah memperluas jangkauan stablecoin RLUSD-nya melalui pencatatan di OKX, salah satu bursa kripto terbesar di dunia.
Mulai hari ini, pengguna OKX dapat memperdagangkan lebih dari 280 pasangan RLUSD. Bursa ini juga mendukung RLUSD sebagai agunan, memberikan peran yang lebih luas bagi stablecoin ini dibandingkan sekadar penyelesaian di pasar spot.
Integrasi ini mencakup dukungan penuh untuk deposit dan penarikan melalui XRP Ledger. Hal ini penting bagi strategi stablecoin Ripple karena mengikat likuiditas RLUSD lebih langsung ke jaringan XRPL, alih-alih memperlakukan jaringan tersebut sebagai lapisan teknis sekunder.
Bagi para trader, pencatatan ini menambahkan aset yang dipatok ke dolar ke pasar yang masih didominasi oleh USDT dan USDC. Bagi Ripple, pertanyaan yang lebih penting adalah apakah RLUSD dapat menjadi berguna dalam manajemen agunan dan likuiditas, terutama bagi pengguna institusional.
Pada saat yang sama, aktivitas aset dunia nyata di XRP Ledger mengalami percepatan yang signifikan. Tokenized Treasuries di XRPL dilaporkan melonjak 800% secara year-over-year, sementara total nilai RWA di jaringan ini telah melampaui $3 miliar, memperkuat peran ledger yang semakin besar dalam keuangan tertoken di luar pembayaran dan pengiriman uang.
Pertumbuhan ini juga memberikan narasi XRP sudut pandang institusional lainnya menjelang acara di Las Vegas. Jika Tokenized Treasuries, stablecoin, dan koridor pembayaran terus berkembang di XRPL, para investor mungkin semakin memandang jaringan ini sebagai infrastruktur keuangan, bukan sekadar lapisan penyelesaian untuk transfer lintas batas.
The post Ripple Brings RLUSD to OKX With 280 Trading Pairs appeared first on ETHNews.

