Rencana ini akan menempatkan kepemilikan investor awal dan orang dalam di bawah penguncian dua tahun, diikuti dengan pelepasan bertahap selama dua hingga tiga tahun. Meskipun mendapat dukungan sekitar 99,95% dan melampaui kuorum, proposal ini menuai banyak kritik atas struktur, waktu, dan mekanisme pemungutan suaranya.
Token World Liberty Anjlok
Token asli World Liberty Financial (WLFI) yang terkait dengan keluarga Trump turun sekitar 15% dalam satu hari, seiring proposal tata kelola yang kontroversial memicu perdebatan sengit di komunitas.
Pergerakan harga WLFI dalam 24 jam terakhir (Sumber: CoinCodex)
Proposal ini resmi dibuka untuk pemungutan suara setelah diperkenalkan pada 15 April. Proposal ini bertujuan untuk menempatkan lebih dari 62 miliar token WLFI yang dipegang oleh investor awal dan orang dalam di bawah jadwal vesting ketat selama beberapa tahun. Jika disetujui, token-token ini dapat dikunci selama periode awal dua tahun sebelum dilepaskan secara bertahap selama dua hingga tiga tahun tambahan.
Meski skala dan implikasi proposal ini besar, hasil pemungutan suara awal menunjukkan dukungan yang luar biasa. Pada saat berita ini ditulis, sekitar 99,95% suara yang berpartisipasi mendukung langkah ini, dengan persyaratan kuorum sebesar 1 miliar token sudah terlampaui. Sekitar 6 miliar token telah diberikan sebagai dukungan, dibandingkan hanya 3,2 juta suara yang menentang.
World Liberty Financial menggambarkan proposal ini sebagai salah satu keputusan tata kelola terbesar dalam sejarahnya, karena tidak ada satu pun token yang dikunci yang akan masuk ke peredaran setidaknya selama dua tahun jika langkah ini disetujui.
Namun, dukungan voting yang kuat belum diterjemahkan menjadi persetujuan dari seluruh komunitas. Proposal ini mendapat banyak kritik dari beberapa pengguna, yang banyak di antaranya mempertanyakan struktur maupun waktunya. Para pengkritik berpendapat bahwa periode lockup yang panjang, dikombinasikan dengan jadwal pembukaan kunci yang direncanakan, dapat menciptakan ketidakpastian dan potensi tekanan jual di masa depan. Beberapa orang juga menyuarakan kekhawatiran tentang keselarasan jadwal vesting dengan sisa masa jabatan presiden Donald Trump, yang menyiratkan hal itu mungkin bukan kebetulan.
Kontroversi lebih lanjut berasal dari mekanisme pemungutan suara itu sendiri. Dalam desain saat ini, pemegang token yang memilih untuk tidak berpartisipasi dalam pemungutan suara berisiko memiliki kepemilikan mereka dikunci tanpa batas waktu, yang telah dikritik sebagai tindakan memaksa. Struktur vesting selanjutnya membedakan antara investor awal dan orang dalam, dengan yang terakhir menghadapi periode pelepasan linear tiga tahun yang lebih panjang setelah cliff awal dua tahun.
World Liberty Financial membela proposal tersebut dengan menyatakan bahwa tujuannya adalah untuk menciptakan kerangka tata kelola yang lebih jelas dan memastikan token tetap berada di tangan peserta yang berkomitmen dan berorientasi jangka panjang.
Meski demikian, sentimen pasar tampaknya mengindikasikan masih adanya ketidakpastian. Harga WLFI turun tajam dan masih jauh di bawah level tertinggi pasca-peluncurannya. Token ini saat ini sudah turun lebih dari 70% sejak memasuki pasar terbuka.
Source: https://coinpaper.com/16724/wlfi-falls-15-as-community-debates-massive-token-lock-plan




