Seorang letnan gubernur pendukung MAGA mendukung seruan dari anggota parlemen negara bagian Partai Republik untuk mencabut pendanaan dari sebuah Perguruan Tinggi atau Universitas Bersejarah Kulit Hitam (HBCU) setelah pihak universitas membatalkan undangannya untuk berbicara dalam upacara wisuda.
"Kubu kiri jauh telah membungkam kebebasan berbicara dan mendorong agenda radikal anti-Amerika mereka terlalu lama," kata Letnan Gubernur South Carolina Pamela Evette dalam pernyataan publik pada hari Jumat. Ia murka atas pembatalan rencana oleh South Carolina State University pada hari Rabu untuk mengundangnya berbicara kepada para wisudawan, menurut laporan media lokal.

"Apa yang terjadi di S.C. State University minggu ini merupakan cerminan dari apa yang terjadi di institusi-institusi di seluruh negara bagian dan negara kita," demikian bunyi pernyataan Evette.
Sebagai kandidat dalam pemilihan gubernur South Carolina 2026, Evette membanggakan diri bahwa ia berkampanye untuk Trump pada 2024 dan bahwa Trump memujinya, menurut Associated Press.
Presiden universitas, Alexander Conyers, menjelaskan keputusan untuk membatalkan pidatonya dalam pernyataan publik pada hari Rabu.
"Demi kehati-hatian yang sebesar-besarnya untuk keselamatan dan dengan pertimbangan yang matang, universitas telah memutuskan untuk mengambil arah yang berbeda," tulis Conyers, seraya menambahkan bahwa Evette tetap disambut "ke kampus kami untuk berinteraksi dengan mahasiswa, dosen, dan staf kami secara konstruktif pada tanggal lain di luar suasana perayaan wisuda."
Evette jelas tidak senang. Saat berbicara kepada media lokal pada hari Kamis, ia menyalahkan "massa woke." Ia juga mendapat dukungan dari sembilan anggota parlemen negara bagian dari Partai Republik yang menulis surat pada hari Kamis yang menuntut "tidak ada pendanaan lebih lanjut untuk South Carolina University" sebagai pembalasan.
Ia mendukung tuntutan mereka dalam pernyataan publiknya pada hari Jumat.
"Saya mengapresiasi para anggota Majelis Umum yang, seperti saya, sangat percaya bahwa tidak satu sen pun uang pembayar pajak harus diberikan kepada sekolah yang mendiskriminasi pandangan konservatif," tulis Evette. "Hal itu pasti tidak akan terjadi ketika saya menjadi gubernur."

