Arthur Hayes perkirakan Bitcoin kembali ke level tertinggi sepanjang masa di sekitar US$126.000 tahun ini. Tim Riset Tokocrypto menjelaskan pandangan Hayes kembArthur Hayes perkirakan Bitcoin kembali ke level tertinggi sepanjang masa di sekitar US$126.000 tahun ini. Tim Riset Tokocrypto menjelaskan pandangan Hayes kemb

Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bisa Cetak Rekor Lagi $126K

2026/05/13 16:43
durasi baca 4 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Chief Investment Officer Maelstrom, Arthur Hayes, memperkirakan Bitcoin berpotensi kembali ke level tertinggi sepanjang masa di sekitar US$126.000 tahun ini. Menurutnya, dua faktor besar dapat menjadi pendorong utama, yaitu perang Iran dan persaingan belanja infrastruktur AI antara Amerika Serikat dan China.

Dalam unggahan Substack terbarunya, Hayes menilai bahwa kebutuhan negara untuk memenangkan perlombaan AI akan mendorong pelonggaran kondisi keuangan dan pencetakan uang baru. Ia menyebut AI kini berkaitan langsung dengan keamanan nasional, sehingga pemerintah akan memiliki alasan kuat untuk terus membiayai pembangunan infrastruktur teknologi tersebut.

Belanja AI Dinilai Bisa Picu Pencetakan Uang

Dilaporkan Cointelegraph, Hayes mengatakan kombinasi antara kemauan politik untuk memenangkan perlombaan AI dan kemauan finansial untuk mendanai pembangunan melalui pencetakan uang serta pinjaman bank menciptakan lingkungan yang ideal bagi aset kripto.

Menurutnya, jumlah uang fiat yang beredar akan terus meningkat seiring naiknya belanja modal untuk AI dan elektrifikasi. Kondisi ini dinilai dapat melemahkan nilai mata uang fiat dalam jangka panjang dan meningkatkan daya tarik aset seperti Bitcoin.

Hayes melihat Bitcoin sebagai aset yang dapat memperoleh manfaat dari ekspansi likuiditas global, terutama ketika pemerintah dan bank sentral harus mendukung belanja strategis dalam jumlah besar.

Baca juga: Bitcoin Bisa Tembus $125.000? Ini Prediksi Arthur Hayes

Perang Iran Disebut Bersifat Inflasioner

Selain AI, Hayes juga menyoroti perang Iran sebagai faktor yang dapat memperkuat narasi bullish Bitcoin. Ia menyebut perang cenderung bersifat inflasioner karena membutuhkan belanja militer besar dan dapat mendorong pemerintah mencetak lebih banyak uang.

Hayes juga menilai negara-negara sekutu AS berpotensi lebih memprioritaskan investasi infrastruktur domestik dibandingkan membeli US Treasurys atau saham AS. Pergeseran ini dapat menambah tekanan pada pembiayaan fiskal Amerika Serikat dan memicu pencetakan uang lebih lanjut.

Sebelumnya, pada Maret, Hayes juga sempat memperkirakan bahwa Federal Reserve dapat melonggarkan kebijakan moneter untuk membantu membiayai konflik AS dengan Iran. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi katalis positif bagi aset kripto.

Bitcoin Ungguli Emas Sejak Februari

Hayes menilai Bitcoin telah mengungguli aset berisiko besar lainnya sejak 28 Februari, termasuk emas dan saham teknologi AS. Ia mengaitkan performa tersebut dengan ekspektasi pencetakan uang yang lebih besar ke depan.

Bitcoin sempat bergerak di kisaran US$79.467 hingga US$82.496 dalam tujuh hari terakhir. Pada Rabu, BTC diperdagangkan di sekitar US$81.000, naik lebih dari 31% dari titik terendah 6 Februari di US$62.822.

Sebagai perbandingan, emas naik dari sekitar US$4.581 pada awal Februari menjadi US$4.710, atau hanya menguat sekitar 2% dalam periode yang sama.

Target US$126.000 Disebut “Foregone Conclusion”

Hayes menyebut Bitcoin telah membentuk dasar harga di sekitar US$60.000 pada awal tahun ini. Dengan dorongan triliunan dolar dan yuan yang menurutnya masih akan tercipta, ia menilai kembalinya Bitcoin ke level US$126.000 adalah sesuatu yang hampir pasti.

Ia juga memperkirakan reli Bitcoin akan semakin kuat setelah harga menembus US$90.000. Menurut Hayes, banyak pelaku pasar yang menulis call options dapat terdorong untuk menutup posisi mereka jika level strike ditembus, sehingga berpotensi mempercepat kenaikan harga.

Likuiditas Global Jadi Kunci Reli Kripto

Tim Riset Tokocrypto menjelaskan pandangan Hayes kembali menegaskan bahwa arah Bitcoin tidak hanya ditentukan oleh sentimen internal pasar kripto, tetapi juga oleh likuiditas global. Jika perang Iran, belanja militer, dan investasi AI benar-benar mendorong pencetakan uang baru, aset kripto berpotensi mendapatkan dorongan dari meningkatnya likuiditas.

Namun, prediksi Hayes tetap perlu disikapi hati-hati. Bitcoin masih sangat volatil, dan kenaikan menuju US$126.000 akan bergantung pada banyak faktor, termasuk kebijakan The Fed, inflasi, ketegangan geopolitik, arus ETF, serta kemampuan BTC menembus resistance utama di US$90.000.

Untuk saat ini, Bitcoin masih berada di sekitar US$81.000. Level US$90.000 akan menjadi area penting yang dapat menentukan apakah reli menuju rekor tertinggi baru benar-benar mulai terbentuk.

Baca Juga: Eks Co-Founder Multicoin Capital: Hyperliquid Salah Dalam Segala Hal!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

The post Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bisa Cetak Rekor Lagi $126K appeared first on Tokocrypto News.

Peluang Pasar
Logo INI
Harga INI(INI)
$0.13295
$0.13295$0.13295
+5.52%
USD
Grafik Harga Live INI (INI)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Debut Global KAIO

Debut Global KAIODebut Global KAIO

Nikmati trading KAIO 0 biaya dan ikuti ledakan RWA