D.M. WENCESLAO & ASSOCIATES, Inc. melaporkan penurunan laba bersih kuartal pertama (Q1) sebesar 2,14% menjadi P550 juta dari P562 juta pada tahun sebelumnya, karena pendapatan residensial yang lebih lemah mengimbangi pendapatan berulang yang stabil dari bisnis sewanya.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, pengembang properti yang terdaftar di bursa ini mengatakan pendapatan berulang dari sewa lahan, gedung komersial, dan kegiatan sewa lainnya mencapai P823 juta selama periode tersebut, menyumbang 87% dari total pendapatan.
Pendapatan residensial turun 31,14% menjadi P115 juta dari P167 juta pada tahun sebelumnya.
Perusahaan mengatakan MidPark Towers telah mulai melihat lebih banyak penghuni yang pindah masuk, berkontribusi pada pertumbuhan populasi residensial di dalam Aseana City dan meningkatkan aktivitas di pengembangan komersial terdekat seperti Parqal.
D.M. Wenceslao mengakhiri kuartal pertama dengan rasio utang terhadap ekuitas sebesar 0,07x dan posisi kas bersih sebesar P1,7 miliar.
Perusahaan mengatakan lingkungan operasional tetap menantang di tengah inflasi yang berada di atas kisaran target Bangko Sentral ng Pilipinas dan suku bunga kebijakan yang tinggi, yang dapat mempengaruhi laju pemulihan pasar properti.
"Kondisi-kondisi ini dapat mempengaruhi laju pemulihan pasar properti karena bisnis dan konsumen menghadapi biaya yang lebih tinggi dan kondisi keuangan yang lebih ketat," kata perusahaan tersebut.
Chief Executive Officer Delfin Angelo "Buds" C. Wenceslao mengatakan perusahaan akan terus berfokus pada pendapatan berulang dan pengembangan bertahap di dalam Aseana City meskipun lingkungan ekonomi yang menantang.
"Lingkungan ini tidak mengubah strategi DMW; justru memperkuatnya," kata Mr. Wenceslao.
"Di pasar yang lebih sulit, kekuatan sebuah platform real estat diuji oleh kualitas asetnya, ketahanan pendapatan berulangnya, dan disiplin neraca keuangannya. Kami akan terus melangkah maju dengan disiplin, memprioritaskan pendapatan berulang, dan membangun Aseana City dengan cara yang melipatgandakan nilai dari waktu ke waktu," tambahnya. — Alexandria Grace C. Magno

