Dune Analytics Mengurangi 25% Tenaga Kerja, Cofounder Fredrik Haga Restrukturisasi Platform ke AI Agent dan Fokus Klien Institusi
Postingan Haga pada 14 Mei juga mendapat tanggapan tajam dari co-founder Surf, Ryan Li, yang menilai riset aset kripto sekarang membutuhkan infrastruktur khusus AI agent, bukan lagi dashboard yang dioperasikan manusia.
Haga menuturkan Dune tetap mempertahankan data stack end-to-end miliknya, meskipun harus melepas karyawan berprestasi yang kini ia rekomendasikan secara terbuka ke perusahaan lain yang sedang mencari pegawai baru.
Perusahaan ini telah menghimpun sekitar US$79 juta dari total pendanaan, termasuk pendanaan Seri B senilai US$69,4 juta pada 2022, dan Haga menjelaskan Dune masih punya modal yang kuat.
Pergeseran ini bertumpu pada Dune MCP, sebuah server open-standard yang diluncurkan pada Maret 2026, yang memungkinkan AI agent mengakses data warehouse platform melalui bahasa alami.
Dua belas tools mencakup penemuan tabel, eksekusi query, dan visualisasi untuk lebih dari 100 chain. Dune juga baru-baru ini merilis dbt Connector untuk tim yang membangun data pipeline on-chain.
Haga mengungkapkan Dune saat ini sudah mendukung sebagian besar perusahaan kripto terkemuka dan kini memperluas layanan khusus untuk institusi keuangan yang melakukan tokenisasi saham, obligasi, serta komoditas.
Li, yang menuturkan dirinya dulu pengguna Dune yang aktif, menggunakan tanggapan ini untuk memposisikan Surf sebagai alternatif yang memang sengaja dirancang khusus.
Surf mengumpulkan pendanaan US$15 juta pada Desember 2025 dari Pantera Capital, Coinbase Ventures, dan DCG.
Persaingan ini menandai eskalasi dalam perlombaan data kripto, karena platform lama kini bersaing dengan pendatang baru yang berbasis agent demi workflow riset AI.


