Grove telah meluncurkan fasilitas likuiditas bernama Basin yang menawarkan pembayaran stablecoin harian hingga $1 miliar bagi para investor.
Keunggulan utama Basin adalah investor kini dapat menebus aset dunia nyata yang telah ditokenisasi dan menerima koin secara langsung dari Basin, tanpa harus menunggu dua hingga tiga hari kerja yang biasanya diperlukan platform off-chain untuk menyelesaikan transaksi.

Aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA) seperti dana obligasi pemerintah seharusnya berjalan di atas teknologi modern. Mereka diperdagangkan di blockchain dan secara teoritis menjanjikan kecepatan.
Masalahnya adalah ketika investor institusional ingin mencairkan dana dari reksa dana yang ditokenisasi seperti BUIDL milik BlackRock, prosesnya masih harus bergantung pada metode keuangan tradisional yang sering membutuhkan dua hingga tiga hari kerja untuk diselesaikan. Di dunia kripto yang beroperasi 24/7, penundaan ini menciptakan ketidakefisienan dan risiko.
Sektor Obligasi Pemerintah AS yang ditokenisasi telah tumbuh lebih dari 130% dalam setahun terakhir, saat ini berada di atas $15,20 miliar. Pemain utama meliputi USYC milik Circle ($2,91M), BUIDL milik BlackRock ($2,58M), dan BENJI milik Franklin Templeton ($2,05M). Namun pertumbuhan telah terhambat oleh kesenjangan penyelesaian antara aset on-chain dan waktu pencairan dana off-chain.
Grove Labs, anak perusahaan Steakhouse Financial, meluncurkan Basin, fasilitas kredit yang dapat diprogram, sebagai solusi atas masalah ini. Kini, ketika investor yang memenuhi syarat menebus saham, Basin langsung memberikan stablecoin kepada mereka. Grove kemudian menunggu penyelesaian tradisional selesai dan mendapatkan pembayaran kembali beberapa hari kemudian.
Terdapat dampak langsung dari likuiditas baru ini terhadap USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL, $2,58M) milik BlackRock dan Janus Henderson Anemoy Treasury Fund (JTRSY, $1,24M).
Sebelumnya, menjual token-token ini berarti menunggu administrator dana memproses permintaan tersebut, namun kini, melalui mitra seperti Securitize (untuk BlackRock) dan Centrifuge (untuk Janus Henderson), investor cukup menekan "redeem" dan langsung menerima stablecoin.
Anchorage Digital, Galaxy Digital, dan FalconX telah bergabung sebagai mitra akses institusional untuk menghubungkan klien mereka langsung ke jaringan likuiditas Basin.
Kepala global aset digital BlackRock, Robbie Mitchnick, menyatakan bahwa mengatasi "gesekan penyelesaian" ini sangat diperlukan agar dana dapat digunakan oleh institusi. Nick Cherney dari Janus Henderson menyebut langkah ini sebagai "komponen yang benar-benar esensial" untuk mewujudkan manfaat penuh dari blockchain.
Cryptopolitan baru-baru ini melaporkan bahwa BlackRock mengajukan permohonan ke SEC untuk meluncurkan dua reksa dana baru yang ditokenisasi: versi yang ditokenisasi dari BlackRock Select Treasury Based Liquidity Fund (BSTBL) yang sudah ada, dan kendaraan baru bernama BlackRock Daily Reinvestment Stablecoin Reserve Vehicle (BRSRV).
Para pemikir kripto paling cerdas sudah membaca buletin kami. Ingin bergabung? Daftarkan diri Anda sekarang.


