Tether dan unit T3 TRON telah membekukan lebih dari $450 juta aset kripto ilegal, mencegat 44% lebih banyak hasil pada 2025.Tether dan unit T3 TRON telah membekukan lebih dari $450 juta aset kripto ilegal, mencegat 44% lebih banyak hasil pada 2025.

Tether, TRON, TRM Labs Bekukan US$450 Juta saat Penindakan Kriminal T3 Meluas

2026/05/16 05:04
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

T3 Financial Crime Unit, operasi gabungan oleh Tether, TRON, dan TRM Labs, telah membekukan lebih dari US$450 juta aset kripto ilegal sejak diluncurkan pada September 2024, dengan peningkatan 43,9% hasil ilegal yang disita pada 2025 dibanding tahun sebelumnya.

Pembaruan Mei ini menunjukkan kerja sama yang semakin luas dengan kepolisian di Amerika Serikat, Spanyol, Jerman, Belanda, dan Bulgaria. Financial Action Task Force (FATF) juga menyebut unit ini sebagai model kolaborasi publik-swasta utama dalam penegakan hukum di aset digital.

T3 Perluas Jangkauan di 23 Yurisdiksi

Unit ini beroperasi di 23 yurisdiksi, termasuk Amerika Serikat, Spanyol, Jerman, Brasil, dan Inggris. Sejak debut September 2024, mereka sudah menganalisis jutaan transaksi di lima benua untuk mengidentifikasi kasus peretasan exchange, eksploitasi, aktivitas yang terindikasi terkait Korea Utara, pendanaan terorisme, pencucian uang, dan kejahatan kekerasan.

Aksi T3 sebelumnya termasuk penindakan di Spanyol yang berhasil memulihkan sekitar US$26,4 juta terkait jaringan pencucian uang berbasis di Madrid.

Kecepatan respons jadi perhatian utama. T3 mengklaim berhasil membekukan dana dalam waktu kurang dari 24 jam pada banyak kasus pengambilalihan akun dan keadaan darurat kejahatan kekerasan.

Unit ini juga mendukung Operasi Lusocoin, penyelidikan Kepolisian Federal Brasil yang membekukan lebih dari R$3 miliar aset kripto, termasuk 4,3 juta USDT, stablecoin unggulan Tether, yang berhubungan dengan jaringan kriminal tersebut.

Wrench Attack dan Dana Korea Utara Jadi Sorotan

Kasus tahun ini meliputi perdagangan narkotika, pendanaan terorisme, dan yang disebut T3 sebagai wrench attack, istilah untuk kasus perampokan di rumah, penculikan, serta pemerasan dengan kekerasan yang menargetkan para holder aset kripto.

Unit ini menyatakan mampu mengunci wallet target hanya dalam hitungan jam setelah menerima permintaan resmi dari penegak hukum yang telah diverifikasi. BeInCrypto juga melaporkan secara terpisah bahwa serangan fisik terhadap pengguna aset digital bisa meningkat tajam pada 2026.

Pengakuan datang di awal tahun ini saat FATF menobatkan T3, bersama Jaringan Beacon milik TRM, sebagai contoh utama kerangka kerja pencegahan kejahatan aset digital.

TRM Labs memperkirakan arus dana kripto ilegal mencapai rekor US$158 miliar, sehingga pemantauan dan pembekuan dana secara real-time menjadi sangat penting bagi penegakan hukum.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Debut Global KAIO

Debut Global KAIODebut Global KAIO

Nikmati trading KAIO 0 biaya dan ikuti ledakan RWA