Adopsi aset digital kini bergerak ke fase yang lebih praktis. Pertanyaannya bukan lagi exchange mana yang memiliki merek ritel paling terkenal, melainkan platform mana yang bisa menyediakan infrastruktur bagi broker, fintech, institusi, dan trader untuk terhubung dengan pasar aset kripto secara besar-besaran.
KuCoin masuk nominasi sebagai Pemimpin dalam Adopsi Aset Digital dan Infrastruktur Trading Terbaik di BeInCrypto Institutional 100 Awards 2026.
| Metik Adopsi | Data Terakhir Terverifikasi |
| Pengguna terdaftar | 40.000.000+ |
| Jangkauan aktif | 200+ negara dan wilayah |
| Broker dan mitra fintech | 1.000+ |
| Jangkauan regulasi | Pendaftaran AUSTRAC, MiCAR-CASP melalui KuCoin EU |
| Produk pembayaran | KuCoin Pay, KuCard |
Masuknya KuCoin dalam nominasi ini mencerminkan pergeseran dari exchange ritel menjadi penyedia likuiditas dan infrastruktur yang lebih luas. Exchange ini menyebut telah melampaui 40 juta pengguna di seluruh dunia, serta kini bisnis institusinya melayani lebih dari 1.000 broker dan mitra fintech.
Dalam wawancara adjudikasi BeInCrypto, Alison Qin, Head of KuCoin Institutional & VIP, menjelaskan perubahan tersebut dengan jelas.
| Metik Infrastruktur | Data Terakhir Terverifikasi |
| Akun Trading Terpadu | Aset spot, futures, dan margin dalam satu pool modal |
| Integrasi OES | BitGo Singapore Go Network, Cactus Custody, Ceffu MirrorX |
| Kerangka kolateral RWA | RCMS dengan UBS uMINT dan Asseto CASH+ |
| Crypto-as-a-Service | Hampir 80 mitra global dengan solusi likuiditas di seluruh ekosistem mitra |
| Dukungan kolateral | BTC, ETH, dan aset RWA yang ditokenisasi |
Dobel nominasi KuCoin didasarkan pada dua cerita yang saling terkait.
Untuk Pemimpin Adopsi Aset Digital, kekuatan utama terletak pada distribusi. KuCoin beroperasi di lebih dari 200 negara dan wilayah, menawarkan produk pembayaran seperti KuCoin Pay dan KuCard, serta memperluas jangkauan regulasinya melalui pendaftaran AUSTRAC di Australia dan otorisasi MiCAR untuk KuCoin EU di Austria.
Pengesahan MiCAR memungkinkan KuCoin EU untuk menyediakan layanan aset kripto yang teregulasi di seluruh Area Ekonomi Eropa.
Untuk Infrastruktur Trading Terbaik, fokus utamanya pada peran KuCoin dalam mengubah cara institusi mengakses likuiditas.
Contoh paling jelas adalah kerangka Off-Exchange Settlement mereka. Klien institusi bisa trading di KuCoin sambil tetap menyimpan aset di kustodian yang telah memenuhi syarat.
KuCoin sudah terintegrasi dengan Go Network dari BitGo dan MirrorX dari Ceffu, yang masing-masing dirancang untuk mengurangi keharusan prefunding dan risiko rekanan dengan memisahkan kustodi dari eksekusi di exchange.
Hal ini penting, karena trader institusi tidak hanya butuh order book. Mereka memerlukan pemisahan kustodi, pengaturan settlement, efisiensi kolateral, dan akses eksekusi yang sesuai dengan alur kerja teregulasi.
Nominasi infrastruktur KuCoin juga menyoroti Akun Trading Terpadu (UTA) yang diluncurkan pada 2026.
UTA memungkinkan trader untuk menggabungkan aset spot, futures, dan margin dalam satu akun. KuCoin menjelaskan sistem ini mendukung margin bersama, manajemen risiko terintegrasi, serta order placement, pembatalan, dan update pesan berselancar lebih rendah untuk trader profesional dan trader frekuensi tinggi (high-frequency).
Lapis data ini semakin diperluas pada April 2026, saat KuCoin membuka data pasar futures di TradingView. Integrasi ini memberi akses lebih dari 100 juta pengguna TradingView ke simbol futures perpetual KuCoin, data pasar real-time, serta wawasan likuiditas langsung di grafik TradingView.
Cerita institusi KuCoin yang paling kuat adalah Solusi Mirroring Kolateral RWA mereka, atau RCMS.
Dengan kerangka kerja ini, institusi bisa menggunakan aset dunia nyata yang sudah ditokenisasi sebagai kolateral trading, tanpa harus memindahkan aset dasar dari struktur regulasinya.
Pada 2025, KuCoin bermitra dengan DigiFT untuk mendukung UBS uMINT, yaitu produk reksa dana pasar uang yang ditokenisasi, sebagai kolateral di luar exchange. DigiFT menyebut integrasi ini sebagai cara bagi pemegang token untuk memakai dana mereka sebagai kolateral melalui program mirroring milik KuCoin, sambil meningkatkan efisiensi modal.
KuCoin kemudian memperluas kerangka tersebut dengan Asseto’s CASH+, sebuah produk tokenisasi yang terhubung dengan reksa dana pasar uang dalam dolar AS. KuCoin Institutional menyampaikan bahwa integrasi ini membantu institusi menempatkan modal mereka di pasar tradisional maupun digital, tanpa mengorbankan imbal hasil atau kontrol atas aset.
Di sinilah dua nominasi KuCoin bersinggungan. Adopsi sekarang tidak hanya soal pertumbuhan jumlah pengguna, tapi juga soal apakah instrumen keuangan nyata dapat masuk ke struktur pasar kripto tanpa melanggar aturan kustodi, kepatuhan, atau kolateral.
BeInCrypto Institutional 100 Awards memberikan penghargaan kepada perusahaan yang membangun sistem, yang bisa menentukan fase berikutnya dari keuangan digital.
Masuknya KuCoin sebagai nominasi memperlihatkan peran mereka dalam mengubah infrastruktur exchange menjadi jembatan bagi broker, institusi, aset yang ditokenisasi, dan pengguna aset kripto global.

