Harga emas turun tajam pada hari Senin setelah pertukaran militer AS-Iran yang baru terjadi selama akhir pekan menimbulkan keraguan baru terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Emas spot turun 0,8% ke $4.501,54 per ons di awal perdagangan. Kontrak Berjangka Emas AS turun 1,3% ke $4.532,22.
Gold Aug 26 (GC=F)
Militer AS menyatakan telah menyerang fasilitas pertahanan udara dan fasilitas terkait drone Iran setelah Iran diduga menembak jatuh drone AS. Teheran kemudian menyerang pangkalan udara yang digunakan oleh pasukan AS. Pertahanan udara regional mencegat rudal dan drone selama pertukaran tersebut.
Emas telah mengakhiri pekan lalu dengan kenaikan kecil setelah laporan mengindikasikan kedua belah pihak sedang mendiskusikan perpanjangan gencatan senjata dan pembukaan kembali jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.
Harapan tersebut memudar setelah serangan akhir pekan. Isu-isu kunci masih belum terselesaikan, dan kesepakatan akhir apa pun masih memerlukan persetujuan dari Presiden Donald Trump.
Harga minyak naik lebih dari 3% pada hari Senin menyusul aktivitas militer yang kembali terjadi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang biaya energi yang terus tinggi dan dampaknya terhadap inflasi.
Inflasi yang lebih tinggi dapat mendorong Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga daripada memangkasnya. Sebelum konflik meningkat, pasar telah memperkirakan adanya pemotongan suku bunga.
Suku bunga yang lebih tinggi cenderung menekan emas, yang tidak memberikan imbal hasil. Ketika suku bunga naik, investor sering mengalihkan dananya ke aset berimbal hasil.
Indeks dolar AS naik tipis 0,1% selama jam perdagangan Asia. Dolar yang lebih kuat membuat emas semakin mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, menambah tekanan penurunan lebih lanjut pada harga.
Analis di Saxo Bank mengatakan pasar sedang berjuang untuk menyeimbangkan tekanan inflasi dari harga energi dengan faktor-faktor jangka panjang yang biasanya mendukung emas, seperti pembelian bank sentral, kekhawatiran utang fiskal, dan tren de-dolarisasi.
Tidak semua logam mulia turun pada hari Senin. Perak naik tipis 0,5% ke $75,69 per ons. Platinum naik 1,1% ke $1.940,95 per ons.
Kontrak berjangka tembaga di London Metal Exchange naik 0,3% ke $13.663,33 per ton. Kontrak Berjangka Tembaga AS juga naik 0,3% ke $6,44 per pon.
Israel juga memerintahkan pasukan untuk bergerak lebih jauh ke selatan Lebanon seiring pertempuran dengan Hizbullah yang didukung Iran semakin intensif, menambah ketidakpastian regional.
Para trader kini memantau dengan seksama pidato-pidato mendatang dari pejabat Federal Reserve. Data pasar tenaga kerja AS juga akan segera dirilis, yang dapat memberikan sinyal lebih jelas mengenai prospek suku bunga.
Emas jatuh ke level terendah dua bulan pekan lalu sebelum sebagian pulih kembali. Arah emas dalam jangka pendek kemungkinan akan bergantung pada perkembangan pembicaraan gencatan senjata dan sinyal berikutnya dari Fed.
The post Gold Price Falls as U.S.-Iran Military Strikes Resume and Dollar Strengthens appeared first on CoinCentral.


