EMCD, pool mining kripto terdepan dan penyedia layanan aset digital, mengumumkan kemitraan dengan Vnish, penyedia firmware ASIC pihak ketiga terbesar di pasar.EMCD, pool mining kripto terdepan dan penyedia layanan aset digital, mengumumkan kemitraan dengan Vnish, penyedia firmware ASIC pihak ketiga terbesar di pasar.

EMCD dan Vnish Hadirkan Pool dan Optimasi Firmware dalam Satu Setup Mining

2026/05/19 18:22
durasi baca 4 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]
  • EMCD dan Vnish meluncurkan solusi mining terintegrasi yang menggabungkan layanan pool dengan optimasi firmware ASIC.
  • Kemitraan ini memberikan para miner fitur autotuning pada level chip, pemantauan performa secara langsung, penyeimbangan beban dinamis, serta pelacakan tingkat reject-rate.
  • Kedua perusahaan menyatakan bahwa setup ini dapat meningkatkan hashrate efektif, menurunkan konsumsi energi, dan mengurangi kerugian akibat downtime atau konfigurasi yang buruk.

EMCD, pool mining kripto terdepan dan penyedia layanan aset digital, mengumumkan kemitraan dengan Vnish, penyedia firmware ASIC pihak ketiga terbesar di pasar.

Kolaborasi ini menghadirkan layanan pool EMCD dan optimasi firmware Vnish dalam satu setup mining, dengan tujuan meningkatkan uptime, kontrol chip-level yang lebih baik, dan profitabilitas yang lebih tinggi. Klien baru yang menggunakan kedua layanan juga akan mendapatkan ketentuan khusus mitra, sehingga para miner mendapatkan keuntungan biaya tambahan sekaligus peningkatan performa.

Bagi para miner, pengaturan firmware yang buruk, koneksi pool yang tidak stabil, tingkat reject yang tinggi, dan downtime bisa memangkas hasil sebelum koin masuk ke wallet.

Berdasarkan data yang dilaporkan EMCD dan dikutip oleh Cryptopolitan, konfigurasi firmware bawaan dapat menurunkan potensi performa mining hingga 25%, sedangkan rejected shares akibat latensi berkontribusi pada kerugian pendapatan bulanan sebesar 2% hingga 5%. Selain itu, downtime 1% dalam setahun setara dengan sekitar 3,65 hari waktu operasional yang hilang.

Kerugian tersebut membawa beban biaya nyata bagi para operator.

Setup Terpadu untuk Hashrate Lebih Baik dan Kerugian Lebih Rendah

Kemitraan EMCD dan Vnish memadukan performa pool dan optimasi firmware ASIC dalam satu setup mining.

Firmware Vnish memberikan fitur autotuning pada chip, penyeimbangan beban dinamis, dan pemantauan performa secara real-time bagi para miner. Operator dapat memantau perilaku mesin, kualitas koneksi, dan tingkat reject pada lingkungan yang sama dengan aktivitas pool.

Firmware Vnish bisa menurunkan konsumsi energi hingga 25%, meningkatkan efisiensi sebesar 8% sampai 20% dibanding firmware bawaan, dan menaikkan hashrate sampai 24%.

Sementara itu, EMCD menyatakan bahwa lingkungan pool mereka menawarkan uptime hingga 99,9% dan konektivitas latensi rendah.

“Mining saat ini ditentukan oleh efisiensi operasional, bukan sekadar nominal hashrate,” ujar Konstantin Zherebtsov, General Manager Mining Pool EMCD. “Kemitraan kami dengan Vnish berfokus menyediakan solusi terintegrasi yang terbukti untuk meningkatkan performa, mengurangi kerugian, dan berpotensi menaikkan profitabilitas secara keseluruhan.”

Nilai setup ini muncul dari pengelolaan dua sisi performa mining sekaligus. Firmware mengendalikan seberapa efisien setiap ASIC beroperasi, sementara koneksi pool menentukan seberapa besar hasil kerja itu yang bisa masuk ke jaringan dan diterima sebagai shares. Pengaturan lemah, koneksi tidak stabil, serta tingkat reject tinggi semuanya membuat hasil nyata menurun.

Bradley Peak, Global Head of Sales di Vnish, memaparkan bahwa kemitraan ini lahir karena pasar membuat para miner harus mempertahankan setiap persentase profitabilitas.

“Dengan harga Bitcoin dan nBits di level saat ini, banyak miner memilih untuk mematikan alatnya. Agar tetap untung, kini kuncinya adalah memaksimalkan efisiensi miner sekaligus meminimalisir biaya firmware dan pool. Kolaborasi ini membuat keduanya tercapai.”

Dengan menggabungkan firmware Vnish dan layanan pool EMCD, para miner bisa lebih mengendalikan seluruh jalur performa,” tutur Bradley. “Mereka bisa memantau performa tiap mesin, perilaku koneksi, di mana rejection terjadi, dan di mana tuning bisa menaikkan hasil. Targetnya adalah efisiensi lebih tinggi serta profitabilitas lebih kuat tanpa investasi hardware tambahan.”

Langkah Berikutnya

EMCD dan Vnish berencana mengembangkan integrasi produk yang lebih dalam, otomatisasi lebih lanjut, pemantauan yang lebih kuat, dan skema harga fleksibel untuk segmentasi miner yang berbeda.

Bagi para miner, pengumuman ini sesuai dengan pasar di mana margin sangat bergantung pada hashrate efektif, konsumsi energi, uptime, dan stabilitas pool. Imbal hasil yang lebih baik kini datang dari seluruh setup operasional, termasuk perangkat ASIC, firmware, alat pemantauan, dan koneksi pool.

Tentang EMCD

EMCD adalah pool mining kripto dan platform aset digital global. EMCD memadukan layanan mining pool, wallet, P2P, yield, likuiditas, hingga berbagai fitur white-label.

Berdiri tahun 2017 sebagai operasi mining BTC tingkat industri di Eropa, EMCD kini melayani individu maupun bisnis di seluruh dunia. Pengguna dapat mengelola aset digital di platform ini, dan bisnis memakai API EMCD untuk produk Web3 bermerek mereka sendiri.

Tentang Vnish

Vnish adalah pengembang solusi firmware ASIC untuk mining aset kripto. Fitur firmware Vnish mendukung optimasi performa mesin lewat autotuning pada level chip, pengendalian tegangan dan frekuensi, manajemen suhu, serta profil performa yang fleksibel.

Menurut Laporan Industri Digital Mining Cambridge, pada tahun 2025 Vnish memegang pangsa terbesar di antara penyedia firmware ASIC pihak ketiga, yaitu sebesar 26,4% dari pasar firmware yang disurvei. Vnish juga menyediakan fitur monitoring dan manajemen yang membantu operator memantau kesehatan perangkat, stabilitas, error, dan efisiensi di seluruh armada mining mereka.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Bukan Ahli Grafik? Tetap Untung

Bukan Ahli Grafik? Tetap UntungBukan Ahli Grafik? Tetap Untung

Salin trader top dalam 3 detik dengan auto dagang!