Bankr mengonfirmasi bahwa seorang penyerang telah mengakses 14 wallet di platform trading aset kripto berbasis AI tersebut.
Platform ini beroperasi sebagai agen AI yang mengeksekusi perintah beli, jual, swap, dan limit order dengan menerima instruksi dalam bentuk teks bahasa natural.
Akun Bankr pertama kali menandai laporan terkait wallet yang disusupi dan menghentikan transaksi sebagai langkah pencegahan. Tim kemudian mengidentifikasi bahwa 14 wallet telah diakses. Mereka juga berjanji akan mengganti kerugian para pengguna yang terdampak seiring berlangsungnya investigasi.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Bankr juga telah menerbitkan panduan pemulihan untuk pengguna yang terdampak. Instruksi tersebut meminta pengguna untuk berhenti mengirim dana ke alamat yang sudah disusupi, membuat seed phrase baru di perangkat yang bersih, membatalkan semua izin transaksi yang masih aktif, dan memindai perangkat pribadi dari kemungkinan malware atau ekstensi browser yang berbahaya.
Dalam salah satu percakapan di exchange, agen Bankr memberitahu seorang pengguna bahwa saldo BNKR dan USDC mereka di Base sudah menjadi nol dan menegaskan bahwa transaksi on-chain yang sudah terkonfirmasi tidak dapat dibatalkan.
Insiden ini terjadi di tengah rentetan serangan berat bagi industri. Data dari DefiLlama mencatat bahwa sepanjang Mei telah terjadi 14 peretasan terpisah di berbagai protokol decentralized finance. Total aset kripto yang dicuri sepanjang 2026 kini telah melewati US$800 juta.
Langganan channel YouTube kami untuk menonton wawancara para pemimpin dan jurnalis yang membagikan wawasan ahli


