Exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot AS mencatat arus keluar bersih selama sembilan sesi berturut-turut pada 28 Mei, dengan total US$228,88 juta keluar dari 13 dana tersebut karena IBIT dari BlackRock mencatat arus keluar sebesar US$177,94 juta.
Serangkaian arus keluar ini telah menarik lebih dari US$2 miliar dari produk Bitcoin spot sejak 14 Mei, membalikkan tren akumulasi selama beberapa minggu karena sinyal hawkish dari The Fed dan naiknya harga minyak memberi tekanan pada aset berisiko.
iShares Bitcoin Trust dari BlackRock menjadi penyebab utama keluarnya dana pada hari Rabu, dengan nilai arus bersih sebesar US$177,94 juta, menurut data dari SoSoValue. GBTC milik Grayscale menyusul dengan arus keluar sebesar US$26,19 juta, sementara FBTC milik Fidelity mencatat arus keluar US$19,16 juta.
Walau ada penjualan besar, 13 ETF Bitcoin spot AS masih memegang total aset bersih sebesar US$94,25 miliar, yang setara dengan sekitar 6,39% dari total kapitalisasi pasar Bitcoin. Arus masuk bersih kumulatif sejak peluncuran masih sebesar US$55,79 miliar, yang menunjukkan bahwa penarikan dana akhir-akhir ini hanya memangkas sebagian pola akumulasi institusional sebelumnya, bukan menghapusnya.
Bitcoin diperdagangkan di harga US$73.504 pada waktu publikasi, turun 5,39% selama tujuh hari terakhir dan sekitar 42% di bawah rekor Oktober 2025 yang pernah melampaui US$126.000, menurut data harga BeInCrypto.
Pelaku pasar menunjuk pada pergeseran hawkish dari The Fed dan ketegangan AS-Iran yang masih berlangsung sebagai pendorong utama keluarnya dana institusi. Goldman Sachs baru-baru ini juga memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed selanjutnya baru akan terjadi pada Desember 2026, sementara harga minyak telah mendorong inflasi inti berada di atas target 2% dari The Fed.
Apakah tren ini akan berlanjut ke sesi ke-10 akan bergantung pada data arus investasi hari Kamis, yang akan keluar setelah pasar AS tutup.