Morgan Stanley meningkatkan peringkat Yum! Brands menjadi Overweight pada hari Rabu, mendorong saham naik 2,3% menjadi $150. Perusahaan menaikkan target harganya menjadi $185 dari $180.
Yum! Brands, Inc., YUM
Analis Brian Harbour berpendapat bahwa investor meremehkan prospek pertumbuhan perusahaan, investasi teknologi, dan potensi kenaikan dari perubahan di Pizza Hut.
Peningkatan peringkat ini datang setelah Q1 yang kuat di mana Yum melaporkan pertumbuhan pendapatan 15% dan pertumbuhan laba 72% — namun saham hampir tidak bergerak tahun ini sebelum hari ini.
Harbour mengatakan Yum diperdagangkan sekitar 21,5 kali laba ke depan, di bawah rata-rata lima tahun dan level pra-pandemi. Ia melihat hal itu sebagai kesenjangan yang layak untuk dipersempit.
Taco Bell tetap menjadi yang menonjol. Penjualan sistem Q1 naik 10%, dengan laba operasional yang disesuaikan naik 16%. Digital kini menyumbang hampir setengah dari seluruh penjualan Taco Bell, naik dari sekitar 30% dua tahun lalu.
KFC juga mempertahankan posisinya. Penjualan sistem tumbuh 6% di Q1 dan laba operasional meningkat 9%. Ekspansi internasional terus mendorong hasil bagi merek tersebut.
Harbour memperkirakan kedua merek akan terus meraih kemajuan seiring konsumen mencari nilai tanpa mengorbankan variasi. Rekam jejak Taco Bell dalam inovasi menu turut membantu di sini.
Pizza Hut adalah cerita yang berbeda. Penjualan sistem Q1 stagnan secara tahun ke tahun dan laba operasional yang disesuaikan turun 16%.
Yum! secara aktif menjajaki alternatif strategis untuk merek tersebut, termasuk kemungkinan penjualan. Harbour mengakui bahwa divestasi dapat membebani laba jangka pendek.
Namun ia berpendapat bahwa portofolio yang lebih fokus pada merek-merek yang tumbuh lebih cepat dapat mendukung valuasi yang lebih tinggi dari waktu ke waktu.
Inflasi pangan mulai merayap kembali, dan model waralaba Yum! membantu melindunginya dari tekanan biaya langsung. Berbeda dengan operator yang menjalankan restoran sendiri, pemilik waralaba tidak menyerap biaya komoditas atau tenaga kerja dengan cara yang sama.
Perusahaan juga telah berinvestasi besar-besaran dalam Byte by Yum, sebuah platform teknologi yang menggabungkan alat pemesanan digital, program loyalitas, dan kemampuan AI. Harbour mengatakan investasi tersebut sudah tercermin dalam angka-angka, khususnya di Taco Bell.
Morgan Stanley menetapkan target harganya di $185, berdasarkan 24,5 kali estimasi laba per saham 2027-nya. GF Score saham berada di 91 dari 100, dengan profitabilitas dan pertumbuhan keduanya dinilai 9 dari 10.
Satu catatan kehati-hatian: pihak dalam telah menjual saham senilai $1,9 juta dalam tiga bulan terakhir tanpa adanya pembelian yang dilaporkan.
The post Yum! Brands (YUM) Stock Rises as Morgan Stanley Bets on Taco Bell and KFC Growth appeared first on CoinCentral.

