Para pemimpin kongres dari kedua majelis telah menyetujui paket perumahan yang direvisi yang juga memblokir mata uang digital bank sentral AS hingga 2030. Legislasi yang diperbarui ini menggabungkan langkah-langkah keterjangkauan perumahan dengan ketentuan yang membatasi Federal Reserve dalam menerbitkan CBDC. Pemimpin Senat dan DPR merilis kesepakatan dwi-partai tersebut pada hari Selasa dan mempersiapkan RUU untuk pemungutan suara prosedural.
Senator Tim Scott, Senator Elizabeth Warren, Anggota DPR French Hill, dan Anggota DPR Maxine Waters merilis RUU yang direvisi pada hari Selasa. Kesepakatan tersebut memperbarui Undang-Undang 21st Century ROAD to Housing dan mencerminkan negosiasi antara kedua majelis.
Legislasi ini bertujuan untuk meningkatkan pasokan perumahan dan menurunkan hambatan kepemilikan rumah. Ini juga berupaya membatasi konsentrasi pasar oleh tuan tanah korporat besar dan mendukung upaya keterjangkauan.
Para legislator menambahkan ketentuan sunset tiga tahun untuk program bantuan bencana. Perubahan tersebut mengatasi kekhawatiran yang muncul selama negosiasi di DPR dan membantu mengamankan dukungan yang lebih luas.
Ia juga mendesak para legislator untuk mendorong legislasi tersebut maju.
Legislasi yang direvisi mencakup bahasa yang membatasi Federal Reserve dari membuat atau menerbitkan CBDC. Pembatasan tersebut akan tetap berlaku hingga 31 Desember 2030.
Ketentuan tersebut juga mencakup aset digital apa pun yang dianggap pada dasarnya serupa dengan CBDC. Partai Republik di DPR mendukung penambahan bahasa tersebut selama negosiasi atas paket perumahan yang lebih luas.
Penyertaan ketentuan CBDC menempatkan kebijakan aset digital di dalam RUU perumahan. Namun, para legislator sering melampirkan prioritas kebijakan terpisah ke dalam paket legislasi yang lebih besar.
Jurnalis Eleanor Terrett sebelumnya melaporkan upaya Partai Republik untuk menyertakan bahasa anti-CBDC. Teks akhir kini mencerminkan upaya-upaya tersebut dalam kesepakatan dwi-partai.
Pemerintahan Trump juga telah menyatakan penolakan terhadap CBDC. Bulan lalu, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan CBDC tetap "tidak ada di meja" dalam pendekatan pemerintahan ini.
Bessent juga mengatakan pemerintahan akan fokus pada pemajuan Clarity Act yang berfokus pada aset digital. Pernyataannya selaras dengan posisi pemerintahan yang ada mengenai regulasi aset digital.
RUU yang diperbarui kini bergerak ke Senat untuk pemungutan suara prosedural pertamanya. Menurut Politico, Pemimpin Mayoritas Senat John Thune mengharapkan para legislator untuk segera memulai proses tersebut.
Jika Senat memajukan legislasi tersebut, DPR akan mengadakan pemungutan suara lainnya. Para legislator dilaporkan berencana untuk memberikan suara segera setelah kembali dari reses sekitar 23 Juni.
Langkah tersebut kemudian dapat bergerak ke presiden untuk persetujuan akhir. Para pemimpin kongres merilis teks yang diperbarui pada hari Selasa saat mereka mempersiapkan langkah legislatif berikutnya.
The post Congress Moves Forward on Housing Bill Blocking CBDC Plans appeared first on Blockonomi.

