Pasar cryptocurrency telah dilanda aksi jual dramatis, dengan lebih dari $150 miliar terhapus dari nilai gabungan semua aset digital hanya dalam 24 jam. Penurunan tajam ini terjadi setelah peristiwa likuidasi akhir pekan yang brutal yang mengguncang pasar, dan kekacauan terus berlanjut hingga hari Selasa.
Menurut CoinGecko, kapitalisasi pasar total cryptocurrency telah turun secara signifikan, dan data CoinGlass mengungkapkan bahwa $712 juta dilikuidasi di berbagai aset kripto dalam 24 jam terakhir saja.
Aksi jual dipicu oleh berbagai faktor, termasuk meningkatnya ketegangan perdagangan yang menekan aset berisiko secara global. Bitcoin, misalnya, melihat nilainya turun sebesar 2,9% dalam 24 jam terakhir, jatuh ke $112.057,96 setelah sempat mencapai level tertinggi $116.020,49 selama pemulihan jangka pendek.
Volume perdagangan juga terpukul, menurun hampir 19%, karena investor tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian pasar.
Meskipun volatilitas saat ini, strategi akumulasi Bitcoin Michael Saylor terus berlanjut. Dalam 48 jam terakhir, perusahaannya menambahkan 220 BTC ke perbendaharaannya, menunjukkan keyakinan bahwa pasar akan pulih dalam jangka panjang.
Namun, hanya sedikit refleksi dari mentalitas "beli saat harga turun" yang menjadi ciri koreksi pasar sebelumnya, menunjukkan pergeseran dalam sentimen investor.
Baca Juga: XRP Menghadapi Kemunduran Besar Setelah Penolakan di Level Teknis Kunci
Perdebatan sengit telah kembali muncul antara Peter McCormack, pembawa acara podcast "What Bitcoin Did", dan Peter Schiff, pendukung emas yang vokal. Schiff, yang telah lama mengkritik Bitcoin, baru-baru ini memperkuat klaimnya bahwa baik Bitcoin maupun Ethereum sedang menuju kehancuran.
Menurut Schiff, investor kripto akan segera belajar "pelajaran berharga namun mahal" saat aset-aset ini jatuh.
Namun, McCormack telah menggunakan kinerja Bitcoin sejak 2013 untuk menantang prediksi Schiff. Dia menunjuk pada pertumbuhan Bitcoin yang masif sebesar 25.280% selama periode ini, kontras tajam dengan kenaikan emas sebesar 203,8%. Ketika disesuaikan dengan inflasi, keuntungan emas menyusut menjadi hanya 118%.
McCormack mengkritik Schiff karena berulang kali mengabaikan Bitcoin, bahkan ketika nilainya melonjak melampaui emas, terutama di tengah inflasi. Dia berpendapat bahwa siapa pun yang mengikuti saran Schiff kehilangan kesempatan mendapatkan keuntungan yang mengubah hidup, sementara emas gagal mengimbangi inflasi yang meningkat.
Pertarungan perspektif ini menyoroti perpecahan yang semakin besar di dunia keuangan, dengan Bitcoin semakin dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, sementara status emas sebagai safe-haven tradisional mulai dipertanyakan.
Perdebatan antara McCormack dan Schiff adalah mikrokosmos dari percakapan yang lebih besar seputar masa depan uang dan aset dalam ekonomi global yang berubah dengan cepat.
Baca Juga: XRP Siap Meledak: Analis Memprediksi Lonjakan 135% saat Arus Masuk Baru $30B Mendorong Harga!
Postingan Banjir Darah Pasar Kripto: $150B Menghilang saat Bitcoin Mengungguli Emas sebesar 25.000% pertama kali muncul di 36Crypto.


