Pada Global Financial Leaders' Investment Summit 2025 di Hong Kong, CEO BlackRock Larry Fink berbagi pandangannya tentang pengaruh Bitcoin dan aset digital yang terus berkembang dalam keuangan global. Fink membandingkan Bitcoin dengan emas sebagai aset safe-haven selama periode ketidakpastian finansial. Dia mencatat pertumbuhan pesat aset digital, dengan lebih dari $1,4 triliun disimpan dalam dompet digital. Fink juga menyoroti peran tokenisasi dan AI dalam membentuk masa depan keuangan.
Selama pidatonya di summit tersebut, Larry Fink menekankan peran Bitcoin yang semakin meningkat sebagai penyimpan nilai, mirip dengan emas. Fink menggambarkan Bitcoin sebagai "aset ketakutan," istilah yang mencerminkan daya tariknya di masa ketidakstabilan finansial. Dia menjelaskan bahwa Bitcoin, seperti halnya emas, memberikan rasa aman bagi mereka yang khawatir tentang depresiasi mata uang atau gejolak ekonomi.
"Ada peran emas dan ada peran Bitcoin," kata Fink. Dia menunjukkan bahwa kedua aset tersebut menjadi semakin penting bagi individu yang mencari alternatif di luar sistem keuangan tradisional. Permintaan yang terus berkembang ini dibuktikan dengan $1,4 triliun yang kini tersimpan dalam dompet digital, menandakan pergeseran menuju keuangan digital. Fink juga mencatat bahwa pertumbuhan pesat ini menunjukkan bagaimana orang-orang beralih dari metode perbankan tradisional.
Larry Fink juga membahas konsep tokenisasi, yang dilihatnya sebagai perubahan besar dalam cara pasar keuangan beroperasi. Tokenisasi melibatkan pengubahan aset dunia nyata, seperti saham dan obligasi, menjadi token digital yang dapat diperdagangkan menggunakan teknologi blockchain. Fink percaya proses ini akan membuat pasar lebih efisien, transparan, dan inklusif, menguntungkan investor dengan memungkinkan mereka bertransaksi secara mulus dengan dompet digital.
Dia secara khusus menyebutkan potensi untuk tokenisasi exchange-traded funds (ETF) dan aset tradisional lainnya. Ini akan memungkinkan transaksi yang lebih mudah dan cepat, menawarkan fleksibilitas lebih besar bagi investor. Fink mencatat bahwa tokenisasi dapat membantu menghilangkan gesekan dalam sistem keuangan saat ini, memberikan lebih banyak peluang bagi investor institusional maupun ritel.
Selain membahas Bitcoin dan tokenisasi, Fink juga membahas peran kecerdasan buatan (AI) yang berkembang dalam keuangan. Dia menjelaskan bahwa AI sudah mendorong peningkatan efisiensi operasional dan strategi investasi yang dipersonalisasi. Alat AI kini digunakan untuk mengelola portofolio, memperkirakan tren pasar, dan berinteraksi dengan klien secara lebih efektif.
Fink menggambarkan AI sebagai salah satu alat paling kuat yang membentuk masa depan keuangan. Dia percaya AI akan membantu lembaga keuangan menciptakan solusi yang lebih disesuaikan untuk klien mereka, sekaligus meningkatkan akurasi dan kecepatan analisis keuangan. Pandangan ini merupakan bagian dari strategi BlackRock yang lebih luas untuk mengintegrasikan teknologi mutakhir seperti blockchain dan AI ke dalam pasar keuangan global.
Saat BlackRock terus fokus pada peran aset digital yang berkembang, Fink menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk menawarkan peluang investasi yang terdiversifikasi. Dia menyebutkan bahwa perusahaan sedang memperluas kehadirannya di pasar privat dan infrastruktur digital. Dengan mengintegrasikan teknologi blockchain dan AI, BlackRock bertujuan untuk tetap terdepan dalam tren pasar dan menawarkan solusi inovatif kepada klien untuk masa depan.
"Ini baru permulaan. Dunia keuangan sedang berkembang, dan Bitcoin, tokenisasi, dan AI semuanya adalah bagian dari transformasi itu," kata Fink pada summit tersebut. Ucapannya mencerminkan visi BlackRock yang lebih luas untuk masa depan keuangan global, di mana aset digital dan teknologi yang sedang berkembang memainkan peran yang semakin penting.
Postingan BlackRock CEO Larry Fink Says Bitcoin and Crypto Growing Rapidly pertama kali muncul di CoinCentral.
![[ANALISIS] Mengapa Globe Telecom layak dibeli](https://www.rappler.com/tachyon/2025/07/PRESIDENT-MARCOS-MEETS-WITH-US-PRESIDENT-TRUMP-JULY-23-2025-08-scaled.jpg?resize=75%2C75&crop=487px%2C0px%2C1695px%2C1695px)

