- Penutupan pemerintah AS telah berakhir, tetapi Bitcoin (BTC) gagal untuk rally, karena "kabar baik" ini dilihat sebagai katalis bearish.
- Pembukaan kembali membuka data ekonomi BLS yang tertunda, menyebabkan pedagang Kalshi menurunkan peluang pemotongan suku bunga Federal Reserve pada Desember.
- Ini telah memicu rotasi modal yang jelas: Bitcoin berjuang di sekitar $103.500, sementara lindung nilai tradisional seperti Emas telah melonjak ke $4.212.
Bitcoin (BTC) berjuang untuk menemukan pijakan, gagal untuk rally bersama ekuitas dan emas. Divergensi bearish ini adalah hasil langsung dari berakhirnya penutupan pemerintah AS yang bersejarah selama 43 hari. Presiden Donald Trump telah menandatangani RUU bipartisan 60-40 untuk membuka kembali pemerintahan. Namun, "kabar baik" ini disambut dengan kehati-hatian, karena Bitcoin berjuang untuk bertahan di level $103.500.
Terkait: Tidak Ada Data Inflasi, Tidak Ada Kepercayaan: Kapan Pasar Kripto Akan Memulihkan $408 Miliar yang Hilang?
'Kabar Baik adalah Kabar Buruk': Pasar Takut Data Fed yang Tertunda
Reaksi bearish pasar berasal dari apa yang dibuka oleh pembukaan kembali. Berakhirnya penutupan berarti data ekonomi kunci, yang diandalkan Federal Reserve untuk keputusan moneternya, sekarang akan dirilis. Ketua Fed Jerome Powell sebelumnya menyatakan bahwa keputusan FOMC Desember akan terhambat oleh kurangnya data penting ini.
Dengan pembukaan kembali pemerintah, data Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) September yang tertunda sekarang akan segera dirilis. Ini telah menyebabkan pedagang Kalshi menurunkan peluang Fed memulai pemotongan suku bunga bulan depan. Pasar sekarang khawatir data panas yang tertunda ini akan memberikan pembenaran bagi Fed untuk tetap hawkish.
Rotasi Besar: Bitcoin Tertinggal saat Emas Rally
Ketakutan akan Fed yang "lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama" ini telah memberikan tekanan turun langsung pada Bitcoin (BTC). Aset, yang sangat sensitif terhadap kondisi likuiditas, telah menderita dari arus masuk modal yang rendah, dan pergeseran makro ini memperburuk kelemahan.
Ini telah memicu rotasi modal yang jelas. Korelasi 4 tahun antara Bitcoin dan Indeks NASDAQ 100 baru-baru ini terputus. S&P 500 telah rally pada berita pembukaan kembali, sementara BTC terus menunjukkan kelemahan.
Divergensi ini paling mencolok bila dibandingkan dengan Emas. Dalam empat hari terakhir, harga Emas telah pulih dari $3.979 menjadi $4.212. Bitcoin, sebaliknya, telah turun dari level tertingginya $106.000 menjadi $103.500.
Pasar Sekarang Menggantungkan Harapan pada Katalis Struktural; Bukan Makro
Pasar altcoin di ujung tanduk
Sentimen bearish ini telah berdampak besar pada pasar altcoin yang lebih luas. Indeks Fear and Greed CoinMarketCap berada pada level 25/100, menandakan "Ketakutan Ekstrem."
Dengan katalis makro utama (pivot Fed) sekarang diragukan, harapan pasar kripto beralih ke katalis struktural. Pembukaan kembali pemerintah berarti Undang-Undang Kejelasan sekarang berada dalam posisi baik untuk disahkan sebelum akhir tahun ini.
Kejelasan regulasi ini, pada gilirannya, diharapkan dapat mempercepat persetujuan 155 ETF spot altcoin yang tertunda. SEC sekarang diharapkan untuk melanjutkan pemrosesan pengajuan ini, yang dapat memicu masuknya modal baru yang dipimpin institusi.
Terkait: 61% Institusi Berencana Meningkatkan Alokasi Kripto pada Akhir Tahun, Sygnum Bank
Disclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat dalam bentuk apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan terkait dengan perusahaan.
Sumber: https://coinedition.com/good-news-is-bad-news-why-the-shutdowns-end-is-hurting-bitcoin/


