Harga Bitcoin kemungkinan akan tetap bergejolak di bawah $90.000 dalam beberapa hari mendatang, menurut Arthur Hayes, co-founder BitMEX. Dia mengharapkan Bitcoin akan turun kembali ke kisaran rendah $80K sebelum menemukan dukungan. Namun, Hayes percaya bahwa dukungan ini akan bertahan, didukung oleh likuiditas yang membaik dan perubahan dalam kondisi makroekonomi.
Arthur Hayes memprediksi bahwa harga Bitcoin akan menghadapi volatilitas berkelanjutan dalam jangka pendek. Dia menunjukkan bahwa Bitcoin bisa turun ke kisaran rendah $80K sebelum stabil. "Dengan berakhirnya pengetatan kuantitatif dan meningkatnya pinjaman bank, harga Bitcoin kemungkinan akan menemukan dukungan sekitar $80.000," kata Hayes dalam postingan di X.
Hayes menyoroti dua perkembangan utama yang dapat memberikan bantuan bagi Bitcoin. Yang pertama adalah penghentian yang diharapkan dari program pengetatan kuantitatif Federal Reserve AS pada 1 Desember. Yang kedua adalah peningkatan pinjaman oleh bank-bank AS, yang mengurangi beberapa tekanan likuiditas pada aset berisiko. Hayes percaya perkembangan ini bisa memberikan ruang bernafas bagi Bitcoin.
Meskipun kondisi pasar bergejolak, Hayes menganggap level $80K sebagai fondasi yang solid. Dia juga menyebutkan bahwa dia berencana untuk "mencicipi" pada level saat ini, tetapi akan menahan investasi yang lebih besar sampai tahun baru. "Saya akan menyimpan bazooka sampai tahun baru," tambah Hayes.
Analis pasar menyarankan bahwa pergerakan harga Bitcoin bisa menandakan lebih dari sekadar kebisingan sementara. Jamie Elkaleh, CMO Bitget Wallet, mencatat bahwa pola stabilisasi mungkin sedang muncul. Menurut Elkaleh, volatilitas terbaru dalam harga Bitcoin bisa menandakan stabilisasi awal daripada lonjakan singkat.
Elkaleh menunjukkan bahwa harga Bitcoin telah menunjukkan ketahanan, terutama dalam menghadapi ketidakpastian seputar suku bunga. Kembalinya arus masuk ETF dan penurunan tekanan penjualan ritel telah berkontribusi pada ketahanan ini. Dia juga menekankan bahwa pemulihan Ethereum di atas $2.800 adalah sinyal positif bagi pasar yang lebih luas.
Kemampuan Bitcoin untuk bertahan di kisaran pertengahan $80K meskipun ada tantangan menunjukkan kekuatan yang mendasarinya. Elkaleh juga menyoroti bahwa investor institusional, termasuk MicroStrategy, terus mengakumulasi Bitcoin. Ini menunjukkan kepercayaan di pasar, meskipun volatilitas yang sedang berlangsung.
Pemulihan harga Bitcoin bertepatan dengan kembalinya kepercayaan institusional. ETF telah melihat arus masuk setelah periode arus keluar yang persisten, menunjukkan pergeseran sentimen. Baik ETF Bitcoin maupun Ethereum telah melihat arus masuk bersih, menunjukkan minat investor institusional yang diperbaharui.
Perkembangan ini sejalan dengan keyakinan Elkaleh bahwa kondisi pasar saat ini mencerminkan tanda-tanda awal stabilisasi. Dia mencatat bahwa berkurangnya kapitulasi ritel biasanya menandakan potensi dasar untuk harga Bitcoin. Meskipun volatilitas yang sedang berlangsung, kombinasi faktor-faktor menunjuk ke masa depan yang lebih stabil untuk Bitcoin.
Seiring berjalannya bulan, harga Bitcoin diharapkan tetap stabil di sekitar kisaran pertengahan $80K. Analis menyarankan bahwa pasar sedang menemukan pijakan yang kuat, meskipun ada penurunan jangka pendek. Berakhirnya pengetatan kuantitatif, bersama dengan tekanan likuiditas yang mereda, seharusnya membantu menstabilkan Bitcoin dalam minggu-minggu mendatang.
Dengan arus masuk institusional yang berkelanjutan dan tekanan penjualan yang berkurang, prospek Bitcoin tetap positif. Level dukungan $80.000 tetap menjadi area kunci untuk diperhatikan dalam beberapa hari mendatang. Saat pasar menavigasi sisa tahun ini, harga Bitcoin bisa melihat tanda-tanda ketahanan lebih lanjut.
Postingan Arthur Hayes Meramalkan Bitcoin Stabil di $80K saat Likuiditas Membaik muncul pertama kali di CoinCentral.


