Visa memperluas program penyelesaian stablecoin-nya di seluruh Eropa Tengah dan Timur, Timur Tengah, dan Afrika (CEMEA). Perusahaan ini mengumumkan kemitraan dengan Aquanow untuk merampingkan proses pembayaran backend menggunakan stablecoin. Langkah ini mendukung strategi Visa yang lebih luas untuk memodernisasi infrastruktur penyelesaian lintas batas.
Visa mengkonfirmasi integrasi USD Coin (USDC) untuk penyelesaian melalui kolaborasinya dengan Aquanow. Stablecoin ini akan membantu mengurangi biaya dan meningkatkan kecepatan transaksi untuk mitra institusional. Inisiatif ini mendukung kemampuan penyelesaian real-time dalam ekosistem pembayaran global.
Menurut Visa, bank dan penyedia pembayaran di CEMEA telah meminta layanan yang lebih cepat dan efisien. Melalui kemitraan ini, Visa bertujuan memenuhi permintaan tersebut menggunakan aset digital berbasis blockchain. Solusi ini memungkinkan institusi menyelesaikan transaksi dengan cara yang lebih sederhana dan berkelanjutan.
Godfrey Sullivan, Kepala Produk dan Solusi Visa untuk CEMEA, menekankan manfaat dari perubahan tersebut. "Institusi di wilayah ini dapat mengalami penyelesaian yang lebih cepat dan lebih sederhana," katanya. Dia mencatat bahwa hal ini membantu menjauh dari perantara dan sistem lama.
Aquanow akan menyediakan infrastruktur kripto yang diperlukan untuk ekspansi Visa ke penyelesaian berbasis blockchain di CEMEA. Platform ini memfasilitasi pembayaran stablecoin dan konversi antara fiat dan aset digital. Ini memungkinkan Visa menggunakan stablecoin yang disetujui untuk pemrosesan transaksi yang andal dan cepat.
Perusahaan ini membantu menyediakan likuiditas kripto real-time untuk institusi yang menggunakan jalur Visa. Ini termasuk memungkinkan transfer USDC yang menggantikan wire banking konvensional dan aliran berbasis SWIFT. Pengaturan bersama ini berfungsi di berbagai pasar di mana stablecoin disetujui.
Visa menyatakan bahwa tujuannya adalah mendigitalkan sistem back-end, menggantikan kerangka kerja usang dengan pembayaran yang dapat diprogram. "Kemitraan kami dengan Aquanow adalah langkah kunci lainnya," kata Sullivan. Dia menyoroti perannya dalam mempersiapkan ekosistem untuk aliran uang digital di masa depan.
Pengumuman Visa mengikuti rencana Deutsche Börse untuk mengintegrasikan stablecoin yang dipatok ke euro bernama EURAU ke dalam platformnya. EURAU, yang diterbitkan oleh AllUnity, akan bergabung dengan mata uang digital berbasis euro lainnya dalam layanan kustodian dan penyelesaian Deutsche Börse. Grup tersebut sedang bekerja menuju integrasi penuh di seluruh operasinya.
Stablecoin lain seperti Euro Coin (EURC) dan EUR CoinVertible (EURCV) juga merupakan bagian dari rencana Deutsche Börse. Grup bursa ini bertujuan menghubungkan keuangan tradisional dengan aset blockchain. Ini sejalan dengan perkembangan berkelanjutan Visa dalam utilitas stablecoin.
Diskusi regulasi berlanjut saat stablecoin memasuki penggunaan pembayaran dan penyelesaian arus utama. Komite Basel sedang meninjau aturan pembobotan risiko untuk eksposur kripto. Gubernur bank sentral Swedia Erik Thedéen menyarankan kerangka regulasi baru bisa muncul segera.
Deputi Gubernur Bank of England Sarah Breeden menyatakan Inggris kemungkinan akan selaras dengan AS mengenai regulasi stablecoin. Dia mengakui pentingnya mempertahankan perkembangan paralel dengan yurisdiksi keuangan utama lainnya. Langkah terbaru Visa menambah urgensi pada diskusi tersebut.
Postingan Visa Bermitra Dengan Aquanow untuk Meningkatkan Penggunaan Stablecoin Di Seluruh CEMEA pertama kali muncul di CoinCentral.


