Wawasan Utama
- Harga Ethereum telah kehilangan lebih dari 4% hari ini di tengah skenario pasar yang bergejolak.
- ETF Ethereum Spot AS telah mencatat arus masuk mingguan sebesar $209 juta hingga 12 Desember.
- Analis memprediksi harga ETH akan jatuh ke $2.400 mengutip pergerakan terbaru token tersebut.
Pasar kripto terus mengalami skenario yang tidak menentu selama beberapa hari terakhir, karena investor telah mengalihkan fokus dari aset berisiko seperti aset digital.
Bersamaan dengan harga BTC, sektor altcoin juga mencatat tekanan jual yang besar, seperti yang dibuktikan oleh kinerja terbaru aset-aset tersebut.
Terutama, harga Ethereum juga baru-baru ini berjuang untuk menembus resistensi kunci, yang telah memicu diskusi di kalangan trader.
Pada saat penulisan, harga ETH turun hampir 4%, menunjukkan bahwa investor berhati-hati di tengah skenario pasar yang bergejolak.
Di sisi lain, minat institusi juga tampaknya memudar, seperti yang dibuktikan oleh angka arus dana ETF Ethereum Spot AS baru-baru ini.
Di tengah ini, seorang pakar terkenal mengatakan bahwa harga ETH berisiko jatuh ke $2.500 atau bahkan lebih rendah, mengutip tren teknis.
Secara bersamaan, pakar pasar lain juga berbagi trajektori serupa, mencatat bahwa harga Ethereum harus menembus level resistensi kunci ke depan untuk mengubah sentimen saat ini.
Di sisi lain, tampaknya perusahaan-perusahaan terus bertaruh pada aset tersebut, yang menunjukkan kepercayaan jangka panjang mereka pada harga ETH.
Harga Ethereum Turun Saat Arus Keluar ETF ETH Memicu Kekhawatiran
Harga ETH hari ini turun hampir 4% pada saat penulisan, dan diperdagangkan pada $3.118, dengan volume perdagangannya turun hampir 13% menjadi $20,95 miliar.
Kripto ini bergerak antara $3.050 dan $3.255 dalam 24 jam terakhir. Terutama, penurunan saat ini dalam harga Ethereum dan skenario pasar yang lebih luas terjadi di tengah memudarnya selera taruhan risiko para trader.
Sebagai konteks, ETF Ethereum Spot AS telah mencatat arus keluar sebesar $19,4 juta pada 12 Desember, menandai rangkaian arus keluar dua hari berturut-turut.
Namun, ETF Ethereum BlackRock (ETHA) telah mencatat arus masuk sebesar $23,2 juta pada 12 Desember. Sementara itu, instrumen investasi tersebut mengalami arus keluar sebesar $42,3 juta pada 11 Desember.
Meskipun arus keluar dua hari terakhir, ETF Ethereum Spot AS telah mencatat arus masuk mingguan sebesar $209,1 juta hingga 12 Desember.
Ini menunjukkan bahwa institusi telah berhati-hati baru-baru ini, terutama karena volatilitas pasar kripto yang lebih luas melonjak.
Harga ETH ke $2.500? Inilah Pendapat Para Ahli
Di tengah skenario yang sangat bergejolak di pasar kripto, para ahli telah memperingatkan penurunan lebih lanjut dalam harga Ethereum.
Sebagai konteks, dalam postingan X baru-baru ini, analis Ali Martinez telah menyoroti pergerakan terbaru harga ETH, mencatat $3.244 sebagai dukungan utama.
Selain itu, dia mencatat bahwa jika pergerakan terbaru menandakan "bendera," maka kripto tersebut mungkin jatuh ke $2.400 dalam waktu dekat.
Prediksi ini juga sejalan dengan analisis terbaru dari Ted Pillows, di mana dia telah mengisyaratkan potensi penurunan harga aset ke depan.
Pakar tersebut mengatakan bahwa harga Ethereum mempertahankan dukungan $3.000 untuk menghindari koreksi besar ke depan.
Namun, analisis yang dia bagikan menunjukkan kemungkinan penurunan ke $2.800 atau bahkan $2.500 jika harga Ethereum kehilangan dukungan $3.000.
Di sisi lain, para ahli mencatat bahwa jika harga ETH dapat menembus level resistensi $3.200 dan $3.400 ke depan, kripto tersebut mungkin melanjutkan rallynya ke $4.000.
Sementara itu, di tengah proyeksi yang bertentangan ini, perusahaan-perusahaan tampaknya membeli saat harga turun.
Sebagai konteks, BitMine telah membuat taruhan lain sebesar $46 juta baru-baru ini untuk mengakumulasi 14.959 ETH, yang menunjukkan kepercayaan jangka panjang mereka pada aset tersebut.
Sumber: https://www.thecoinrepublic.com/2025/12/13/expert-hints-at-ethereum-price-crash-to-2500-citing-technical-trend/


