Tether memulai tahun 2026 dengan langsung menambahkan 8.888 BTC ke cadangan Bitcoin resminya. Data on-chain menunjukkan bahwa sepanjang kuartal keempat 2025, perusahaan diperkirakan telah membeli total hampir 9.850 BTC, termasuk penarikan sekitar 961 BTC dari bursa pada bulan November dan transfer besar 8.888 BTC ke alamat cadangannya pada hari pertama tahun baru.
Tether terus melanjutkan pola akumulasi Bitcoin-nya sejak tahun lalu, dan ini bukan hanya langkah sementara.
Perkiraan saat ini menempatkan simpanan Bitcoin Tether sekitar 96.000 BTC. Ini menempatkan kepemilikan perusahaan di antara dompet Bitcoin terbesar di dunia.
Sejak 2023, perusahaan telah menerapkan kebijakan rutin untuk mengalokasikan sebagian keuntungannya untuk membeli Bitcoin sebagai aset cadangan jangka panjang. Yang lebih menonjol lagi adalah betapa konsistennya Tether, tetap pada jalur yang sama baik saat pasar memanas maupun melambat.
Cara Tether secara rutin memindahkan BTC-nya ke alamat cadangan di awal setiap kuartal juga menunjukkan niat yang jelas untuk menjaga transparansi, dengan jejak on-chain yang dapat dilihat siapa saja.
Di sisi lain, langkah ini juga memperkuat posisi Tether sebagai pemain utama yang tidak hanya mengelola stablecoin tetapi juga membangun fondasi berbasis aset keras. Pendekatan ini juga memperluas bauran cadangan mereka, karena Tether tidak lagi hanya bergantung pada aset keuangan tradisional.
Selain itu, keputusan ini mengirimkan pesan halus bahwa Bitcoin tetap dianggap sebagai kepemilikan jangka panjang yang layak oleh perusahaan sebesar Tether.
Di sisi lain, pada pertengahan Desember, kami menyoroti bahwa perusahaan secara resmi bergerak untuk menguasai Juventus melalui penawaran pengambilalihan penuh senilai sekitar €1,1 miliar, menargetkan saham mayoritas yang dimiliki oleh Exor.
Selanjutnya, pada 10 Desember, kami juga melaporkan peluncuran QVAC Health, platform kesehatan yang mengagregasi data kebugaran menggunakan AI di perangkat, mengelola masukan dari berbagai perangkat wearable dan aplikasi.
Tidak hanya itu, pada akhir November, kami mencatat bahwa penerbit stablecoin USDT juga mengakuisisi 26 ton emas pada kuartal ketiga 2025, membawa total cadangannya menjadi sekitar 116 ton. Emas tersebut digunakan sebagai bagian dari cadangan untuk mendukung USDT dan token emas XAUT.


