John Williams, Presiden Federal Reserve Bank of New York, mengindikasikan tidak perlu memotong suku bunga dalam waktu dekat, karena kebijakan moneter saat ini bertujuan untuk menstabilkan pasar tenaga kerja dan mencapai target inflasi 2%.
John Williams, Presiden Federal Reserve Bank of New York, mengindikasikan tidak ada kebutuhan mendesak untuk menurunkan suku bunga selama pidato di New York pada 12 Januari 2026.
Pernyataan Williams menunjukkan kepercayaan terhadap kebijakan moneter saat ini, dengan potensi guncangan diserap oleh ketahanan pasar.
Williams menekankan bahwa suku bunga Federal Reserve saat ini ditetapkan untuk menstabilkan pasar tenaga kerja dan memastikan target inflasi tercapai. Pidatonya menyoroti kekuatan langkah-langkah ekonomi saat ini.
Williams tidak memperkirakan perlunya tindakan segera terhadap suku bunga, menggarisbawahi kesehatan ekonomi AS. Pidatonya menegaskan kembali pentingnya mempertahankan lingkungan ekonomi yang stabil.
Pasar ekuitas menunjukkan sedikit perubahan setelah pernyataannya, dengan elemen pasar kritis tetap stabil. Indikator menunjukkan kepercayaan berkelanjutan terhadap rencana Federal Reserve.
Prediksi ekonomi saat ini memperkirakan tingkat pertumbuhan PDB AS sebesar 2,5%-2,75% untuk 2026. Analis mencatat tren inflasi yang stabil selaras dengan target Federal Reserve, memengaruhi ekspektasi pasar.
Pandangan Williams terhadap ekonomi menandakan optimisme yang hati-hati untuk stabilitas keuangan. Kebijakan ekonomi tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan sambil menavigasi tantangan potensial secara efektif.


