Harga token GMX tercatat melemah tajam dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data perdagangan terbaru, GMX turun sekitar 9,24% dan kini diperdagangkan di level US$5,65 per koin.
Penurunan ini terjadi di tengah aktivitas komunitas GMX yang sedang melakukan voting program insentif untuk mendorong volume perdagangan.
Saat ini, GMX memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$58,73 juta, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai US$9,46 juta. Total pasokan beredar tercatat sebesar 10,39 juta GMX, dari total maksimum suplai 13,25 juta GMX.
Dalam rentang 24 jam, GMX bergerak pada kisaran harga terendah US$5,61 dan tertinggi US$6,53.
Jika dibandingkan dengan rekor tertingginya, GMX masih jauh dari all time high (ATH) di level US$90,89.
Pergerakan harga GMX (GMX/USDT) pada Kamis, 5 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Tekanan jual pada GMX tidak hanya terjadi dalam jangka pendek. Dalam periode yang lebih panjang, performa GMX menunjukkan tren pelemahan signifikan.
Berdasarkan data historis:
Sementara itu, dalam satu jam terakhir harga GMX juga masih tercatat turun sekitar 1,25%, mengindikasikan volatilitas yang masih tinggi.
Di sisi lain Coinmarketcal melaporkan komunitas GMX saat ini tengah menggelar voting melalui Snapshot terkait proposal Marketing & Trader Incentive Program. Voting tersebut berlangsung mulai 2 Februari hingga 5 Februari 2026.
Proposal ini merupakan agenda tata kelola (governance) yang bertujuan menghadirkan program insentif baru berupa reward trading bagi pengguna.
Menurut analisis berbasis AI, voting ini tidak termasuk pembaruan protokol besar (hard upgrade), namun dapat memengaruhi aktivitas ekosistem seperti volume perdagangan, pendapatan biaya (fees), hingga potensi yield staking apabila insentif berasal dari treasury atau mekanisme emisi token.
Namun demikian, dampak pasar masih bersifat spekulatif karena detail program dan hasil akhir voting belum dapat dipastikan.
Pelaku pasar diperkirakan akan menunggu keputusan final dan implementasi sebelum bereaksi lebih jauh. Meski begitu, insentif besar berpotensi memicu volatilitas jangka pendek pada harga GMX.
Menurut Tim Research Tokocrypto, pasar biasanya merespons positif (“Bullish Vote”) terhadap inisiatif yang menjanjikan peningkatan aktivitas on-chain. Jika disetujui, insentif ini bisa memicu kenaikan fee protokol yang berdampak langsung pada yield staker GMX.
Dengan kondisi harga yang sedang tertekan, keputusan komunitas dalam voting ini dinilai bisa menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi sentimen pasar GMX dalam waktu dekat.
Baca juga: Naik 32%, Ini Tiga Faktor Pemicu Lonjakan Harga GMX
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post GMX Ambrol 9% dalam Sehari! Harga Nyungsep ke US$5,6 appeared first on Tokocrypto News.


