Felix Pinkston
22 Agu 2025 07:22
Jelajahi transformasi Tezos melalui perjalanannya di 18 kota, masing-masing berkontribusi pada evolusinya menjadi jaringan blockchain yang cepat, aman, dan adaptif.
Tezos, jaringan blockchain terkemuka, telah memulai perjalanan ekstensif melalui 18 kota, masing-masing memainkan peran penting dalam evolusinya. Tur ambisius ini, yang dirinci oleh Tezzard #1650, menyoroti peningkatan protokol signifikan yang telah membentuk Tezos menjadi jaringan yang dinamis dan adaptif.
Athena hingga Rio: Tonggak Sejarah
Perjalanan dimulai di Athena pada Mei 2019, menandai peningkatan protokol pertama yang menaikkan batas gas per blok dan mengurangi ukuran roll validator. Ini menyiapkan landasan untuk kemampuan tata kelola on-chain Tezos. Pada Oktober 2019, Babylon memperkenalkan algoritma konsensus Emmy+, yang memfasilitasi operasi jaringan yang lebih lancar dan meningkatkan pengembangan kontrak pintar.
Pada Maret 2020, Carthage meningkatkan kapasitas dan keadilan jaringan dengan meningkatkan batas gas per blok dan menyempurnakan formula untuk hadiah. Pada September 2020, Delphi lebih mengoptimalkan biaya gas dan penyimpanan, membuat transaksi lebih terjangkau. Perjalanan berlanjut ke Edo pada Februari 2021, di mana kontrak pintar yang menjaga privasi diperkenalkan bersama dengan pembaruan pada proses amandemen.
Inovasi dan Peningkatan
Peningkatan Florence pada Mei 2021 menggandakan ukuran operasi maksimum, meningkatkan kapasitas kontrak pintar. Granada menyusul pada Agustus 2021, meluncurkan Liquidity Baking untuk mendorong likuiditas terdesentralisasi. Pada Desember 2021, Hangzhou meletakkan dasar untuk kontrak lanjutan, sementara Ithaca pada April 2022 memperkenalkan algoritma konsensus Tenderbake, meningkatkan skalabilitas.
Peningkatan Jakarta pada Juni 2022 bereksperimen dengan enshrined rollups, membuka jalan untuk skalabilitas jangka panjang. Kathmandu, pada September 2022, mempersiapkan Smart Contract Optimistic Rollups, menandai lompatan dalam skalabilitas. Peningkatan Lima pada Desember 2022 berfokus pada peningkatan validasi dan throughput, memperkuat fondasi jaringan.
Perkembangan Terbaru
Pada Maret 2023, peningkatan Mumbai memotong separuh waktu blok dan sepenuhnya mengaktifkan Smart Rollups di mainnet. Nairobi, pada Juni 2023, secara signifikan meningkatkan kinerja transaksi dan panggilan kontrak pintar. Oxford, pada Februari 2024, memperkenalkan Private Smart Rollups, meningkatkan privasi dan keamanan.
Paris, pada Juni 2024, lebih mengurangi waktu blok dan memperkenalkan Data-Availability Layer (DAL) untuk meningkatkan throughput. Pada Januari 2025, Quebec menyempurnakan mekanisme staking dan meningkatkan insentif ekonomi. Pemberhentian terbaru di Rio, Mei 2025, menyaksikan pengenalan siklus jaringan 1 hari dan memperkuat ketahanan jaringan.
Jalan ke Depan
Perjalanan Tezos masih jauh dari selesai, dengan pemberhentian berikutnya adalah Seoul. Inovasi yang diharapkan termasuk akun multisig native dan atestasi teragregasi, menjanjikan peningkatan lebih lanjut untuk jaringan blockchain yang terus berkembang ini.
Sepanjang perjalanan ini, kontribusi setiap kota telah menjadi instrumental dalam mengubah Tezos menjadi blockchain yang cepat, aman, dan adaptif, seperti yang dicatat oleh Tezos Commons. Untuk detail lebih lanjut, artikel asli dapat ditemukan di Tezos.
Sumber gambar: Shutterstock
Sumber: https://blockchain.news/news/tezos-evolution-journey-18-cities-blockchain-impact



