Cryptoharian – Shiba Inu (SHIB) masih bergerak di bawah tekanan dan belum mampu menembus area resisten US$ 0,000006476. Dalam 24 jam terakhir, token ini turun 3,20 persen, memperpanjang pelemahan menjadi 20,5 persen dalam sebulan. Meski sempat mencatat pemulihan mingguan sekitar 8,8 persen posisi SHIB tetap berada dekat level terendahnya dalam beberapa bulan terakhir.
Tekanan tidak datang dari SHIB saja, melainkan dari kondisi pasar yang lebih luas. Kapitalisasi pasar kripto global berada di sekitar US$ 2,31 triliun, turun US$ 1,04 persen, dengan Bitcoin memimpin pelemahan harian sekitar 1,28 persen.
Sentimen investor juga memburuk tajam, dengan Fear and Greed Index versi CoinGecko berada di angka 12, masuk kategori Extreme Fear. Dalam situasi seperti ini, keputusan trading cenderung defensif dan aset beresiko tinggi menjadi yang paling dulu dilepas.
Bagi koin meme seperti SHIB, kondisi tersebut biasanya lebih menyakitkan. Aset jenis ini sangat bergantung pada momentum spekulatif dan partisipasi ritel. Ketika rasa takut mendominasi dan Bitcoin melemah, arus dana umumnya menjauh dari aset dengan utilitas terbatas, sehingga pemulihan harga menjadi jauh lebih sulit tanpa katalis yang jelas.
Pelemahan sektor koin meme juga terlihat kompak. Kapitalisasi pasar koin meme tercatat sekitar US$ 36,1 miliar, turun tipis 0,1 persen dalam 24 jam terakhir. Token besar lain seperti DOGE, PEPE dan BONK juga berada di zona merah, mengindikasikan tekanan yang bersifat struktural, bukan masalah spesifik SHIB.
Pola ini konsisten dengan perilaku pasar ketika ketidakpastian naik, yakni investor ritel biasanya mengurangi eksposur pada koin meme terlebih dulu.
Baca Juga: Memahami Reformasi Pajak Aset Digital Terbaru di Belanda yang Picu Perdebatan
Sementara itu, program burn tidak banyak membantu. Dalam 24 jam terakhir, hanya sekitar 4.382.109 SHIB yang dibakar, angka yang dinilai belum berarti jika dibandingkan dengan suplai beredar SHIB yang mencapai ratusan triliun. Artinya, burn belum menjadi faktor yang cukup kuat untuk mengubah keseimbangan permintaan-penawaran dalam jangka pendek.
Dari sisi teknikal, SHIB saat ini cenderung bergerak datar dalam rentang yang sudah terbentuk. Support utama berada di sekitar US$ 0,00000600, sementara resistensi lebih tinggi berada di kisaran US$ 0,00000750. Selama beberapa hari terakhir, harga berputar di area ini tanpa pemecahan yang tegas.
Indikator momentum juga belum memberi sinyal pemulihan yang meyakinkan. MACD terlihat nyaris sejajar antara garis MACD dan signal, ciri pasar yang relatif seimbang tanpa dominasi pembeli atau penjual. RSI berada di sekitar 45, sedikit di bawah titik netral 50.
Ini berarti SHIB belum masuk wilayah oversold yang biasanya memicu pantulan cepat, namun juga belum menunjukkan tanda overbought yang mengundang tekanan jual baru.
Dengan struktur seperti ini, arah berikutnya akan sangat dipengaruhi oleh level-level kunci. Jika SHIB mampu menembus dan bertahan di atas US$ 0,00000750, itu bisa menjadi pemicu teknikal yang menarik pembeli baru. Sebaliknya, jika harga menutup di bawah US$ 0,00000600, tekanan bisa meningkat dan membuka ruang menuju area support yang lebih rendah.


