Hari ini menandai peluncuran Sentient Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk memastikan bahwa Artificial General Intelligence (AGI) tetap open-source, terdesentralisasi, dan selaras dengan kepentingan umat manusia.
Saat perlombaan menuju AGI semakin cepat, Foundation muncul pada titik kritis dalam pengembangan AI — di mana keputusan yang dibuat hari ini akan menentukan apakah teknologi transformatif ini melayani seluruh umat manusia atau memusatkan kekuasaan di tangan segelintir orang.
Saat ini, beberapa model fundamental paling kuat — ChatGPT, Gemini, Grok, Claude — dimiliki dan dikendalikan oleh korporasi swasta. Ini seharusnya tidak terjadi. Teknologi yang mungkin menentukan masa depan umat manusia tidak boleh terkunci di balik tembok korporat, tunduk pada prioritas pemegang saham daripada masyarakat.
Namun ada alasan untuk optimis. Model seperti DeepSeek dan Qwen telah membuktikan bahwa AI open-source dapat menyamai atau bahkan melampaui alternatif closed-source. Pertanyaannya bukan lagi apakah AI open-source dapat bersaing — melainkan apakah kita dapat membangun infrastruktur, komunitas, dan sistem pendukung untuk memastikan kemenangannya.
Itulah tepatnya mengapa Sentient Foundation ada: untuk memberdayakan para peneliti, pengembang, dan institusi yang berkontribusi pada AI open-source sejati, sehingga semua orang dapat memanfaatkan dan berkontribusi pada pengembangan AGI Open Source.
"Sama seperti Linux menjadi tulang punggung terbuka internet, kami percaya AGI open-source harus menjadi tulang punggung kemajuan manusia," kata Sachi Kamiya, Director of Venture and Growth di Sentient Foundation. "Misi kami adalah memastikan AGI tidak pernah dikendalikan oleh satu entitas dan bahwa pengembangannya tetap transparan, adil, dan selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan."
Sentient Foundation akan beroperasi sebagai pengawas yang netral dan transparan dari ekosistem AGI terbuka, dengan mandat yang mencakup penelitian, tata kelola, dan jangkauan global:
Foundation mengambil inspirasi dari gerakan open-source paling sukses dalam sejarah teknologi. Linux menggerakkan mayoritas server di dunia. Apache mendukung sebagian besar web. Android mendemokratisasi komputasi mobile. Sentient Foundation percaya AGI menuntut pendekatan terbuka yang sama — tetapi dengan urgensi yang lebih besar mengingat taruhannya.
Sentient Foundation bekerja bersama Sentient Labs, organisasi penelitian teknis dan produk yang memelopori penelitian AI terapan. Sementara Sentient Labs berfungsi sebagai mesin inovasi — melakukan penelitian dalam penalaran, keselarasan, dan koordinasi multi-agen, serta membangun kerangka kerja seperti ROMA dan model open-source seperti Dobby — Foundation memastikan pekerjaan ini melayani tujuan yang lebih luas dari AGI yang terbuka dan selaras.
Sentient Foundation mengundang peneliti AI, pengembang, institusi, pembuat kebijakan, dan advokat untuk bergabung dengan upaya ini. Melalui konferensi global, kemitraan, dan inisiatif komunitas, Foundation membangun koalisi yang diperlukan untuk memastikan AGI menguntungkan semua orang.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi sentient.foundation atau hubungi [email protected].
Sentient Foundation adalah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk memastikan Artificial General Intelligence tetap open-source dan selaras dengan kemanusiaan. Beroperasi dengan netralitas dan transparansi sebagai intinya, Foundation mempromosikan adopsi global AGI open-source, memperjuangkan standar keselarasan dan keamanan, mendistribusikan hibah kepada pengembang di seluruh dunia, dan mengoordinasikan kerangka tata kelola untuk pengembangan AI yang bertanggung jawab.
Website: https://sentient.foundation
X: https://x.com/sentient_found
LinkedIn: https://www.linkedin.com/company/sentient-foundation/
Kontak Media:
Nicole Teo
[email protected]
The post Sentient Foundation Launches as Global Nonprofit to Ensure AGI Remains Open-Source and Aligned wit appeared first on Metaverse Post.

