SBI Holdings mengumumkan bahwa mereka akan menerbitkan obligasi token keamanan berbasis blockchain pertama mereka senilai ¥10 miliar, atau sekitar $64,5 juta. Nama produknya adalah "SBI START Bonds." Produk ini menargetkan investor ritel Jepang dan berjalan sepenuhnya on-chain. Yang membuatnya menonjol adalah struktur reward XRP yang terintegrasi. Investor yang memenuhi syarat akan menerima XRP segera setelah berlangganan. Langkah ini menyoroti kemitraan jangka panjang SBI dengan Ripple. Ini juga menunjukkan bagaimana keuangan tradisional di Jepang perlahan berbaur dengan insentif kripto.
Ini menandai obligasi korporasi pertama SBI Holdings yang diterbitkan sepenuhnya sebagai token keamanan. Siklus hidup obligasi berjalan pada platform blockchain iBET for Fin alih-alih sistem JASDEC tradisional. Itu berarti penerbitan, pengelolaan, dan penebusan semuanya terjadi secara digital on-chain.
Obligasi akan diperdagangkan di Osaka Digital Exchange melalui sistem START miliknya. Perdagangan diperkirakan akan dimulai pada 25 Maret 2026. SBI Holdings mengatakan pengaturan sepenuhnya elektronik seharusnya meningkatkan efisiensi dan transparansi. Sementara itu, perusahaan terus mendorong produk keuangan yang ditokenisasi. Ini menargetkan investor sehari-hari daripada hanya institusi.
Total ukuran penerbitan ditetapkan pada ¥10 miliar. Setiap obligasi memiliki denominasi ¥10.000. Obligasi akan membawa tingkat bunga tahunan yang diharapkan antara 1,85% dan 2,45%, dengan tingkat akhir dikonfirmasi pada 10 Maret 2026.
Bunga akan dibayarkan dua kali setahun, khususnya pada 24 Maret dan 24 September. Obligasi memiliki jangka waktu tiga tahun dan akan jatuh tempo pada 23 Maret 2029. Langganan dibuka dari 11 Maret hingga 23 Maret. Dengan pembayaran dijadwalkan pada 24 Maret. Obligasi akan diterbitkan dan ditebus pada nilai nominal. Ini juga menjaga struktur tetap sederhana untuk pembeli ritel.
Poin pembicaraan terbesar adalah insentif XRP. Investor yang memenuhi syarat yang berlangganan melalui ekosistem SBI akan menerima XRP setara dengan jumlah investasi mereka segera setelah pembelian. Untuk memenuhi syarat, investor harus memiliki akun dengan SBI VC Trade.
Ripple juga merencanakan reward XRP tambahan. Distribusi bonus ini akan tiba pada tanggal bunga di Maret 2027, 2028, dan 2029. SBI jelas bertujuan untuk menarik pengguna ritel yang penasaran dengan kripto sambil mempromosikan penggunaan XRP di dalam keuangan yang diatur. Struktur ini memadukan investasi pendapatan tetap dengan eksposur aset digital dengan cara yang jarang terlihat di pasar obligasi Jepang.
SBI Holdings memandang obligasi sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk memodernisasi pasar modal Jepang. Perusahaan juga telah berinvestasi besar-besaran di Ripple dan terus mendukung produk keuangan berbasis blockchain. Sementara analis mengharapkan dampak keuangan langsung yang kecil pada SBI, pesan strategis tetap jelas.
Jepang telah mengambil sikap yang relatif ramah terhadap aset digital dibandingkan dengan banyak wilayah. Peluncuran ini dapat mendorong lebih banyak sekuritas yang ditokenisasi di negara tersebut. Namun, partisipasi tetap terbatas pada investor domestik untuk saat ini. Namun, langkah ini menandakan ke mana arah yang mungkin dituju. Karena obligasi tradisional mendapatkan fitur on-chain dan reward kripto. Garis antara keuangan lama dan aset digital terus menipis.
Postingan SBI Japan Launches ¥10B On-Chain Bond With XRP Rewards pertama kali muncul di Coinfomania.


