Pasar kripto tidak pernah kekurangan klaim berani. Investor terus mencari sinyal yang mengisyaratkan lonjakan besar berikutnya, dan media sosial sering memicu narasi tersebut. Di ruang di mana angka mendominasi grafik, valuasi, dan kode, bahkan aritmatika sederhana dapat memicu perdebatan.
Komentator kripto Bird baru-baru ini menggugah percakapan di X dengan perbandingan numerik yang tidak biasa melibatkan Bitcoin, Ethereum, dan XRP. Bird menyajikan kalkulasi berbasis gematria yang secara simbolis menempatkan XRP di atas dua cryptocurrency terbesar dengan menunjukkan bahwa secara numerik sama dengan nilai gabungan mereka, setidaknya secara alfabetis.
Bird menggunakan formula alfabetis yang sederhana di mana setiap huruf sesuai dengan posisinya dalam alfabet, dari A=1 hingga Z=26. Dalam sistem ini, BTC sama dengan 25 karena B sama dengan 2, T sama dengan 20, dan C sama dengan 3. ETH sama dengan 33 karena E sama dengan 5, T sama dengan 20, dan H sama dengan 8. Ketika dijumlahkan, BTC dan ETH totalnya 58.
XRP juga sama dengan 58 dengan formula yang sama. X sama dengan 24, R sama dengan 18, dan P sama dengan 16. Aritmatikanya selaras sempurna.
Bird membingkai hasilnya sebagai bukti simbolis bahwa XRP mewakili kekuatan gabungan Bitcoin dan Ethereum, menggambarkannya sebagai "satu koin untuk menguasai semuanya." Kalkulasi tersebut tetap akurat secara matematis, tetapi matematika saja tidak menentukan dominasi pasar.
Gematria membawa signifikansi historis dan budaya, tetapi pasar keuangan beroperasi pada fundamental yang dapat diukur. Tingkat adopsi, arus modal institusional, peningkatan teknologi, dan kejelasan regulasi mendorong kinerja aset jangka panjang.
Bitcoin terus memimpin sebagai aset digital penyimpan nilai yang dominan, didukung oleh arus masuk institusional yang kuat dan pengakuan global. Ethereum mempertahankan kepemimpinan dalam keuangan terdesentralisasi dan infrastruktur kontrak pintar, menggerakkan ribuan aplikasi terdesentralisasi. XRP berfokus pada pembayaran lintas batas dan solusi likuiditas, memanfaatkan kemitraan perusahaan Ripple dan integrasi keuangan.
Setiap jaringan memperoleh nilai dari utilitas dan adopsi, bukan simetri alfabetis.
Budaya kripto berkembang pada pengenalan pola. Trader menganalisis siklus, fraktal, dan korelasi untuk mencari sinyal yang dapat diulang. Persamaan yang bersih dan mudah diingat secara alami menarik perhatian dan memicu keterlibatan. Postingan Bird berhasil karena menyederhanakan lanskap kompetitif yang kompleks menjadi satu angka yang menarik.
Namun, data historis menunjukkan tidak ada korelasi antara kebetulan berbasis gematria dan kinerja aset. Pasar merespons kondisi makroekonomi, tren likuiditas, pengembangan teknologi, dan kerangka regulasi.
Persamaan tersebut menghibur dan melibatkan, tetapi tidak memprediksi aksi harga. Investor yang fokus pada fundamental, metrik adopsi, dan partisipasi institusional tetap lebih baik ditempatkan untuk mengevaluasi potensi jangka panjang.
Angka dapat menginspirasi narasi, tetapi hanya utilitas dunia nyata yang menentukan cryptocurrency mana yang akhirnya memimpin.
Disclaimer: Konten ini dimaksudkan untuk memberi informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca didesak untuk melakukan riset mendalam sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya merupakan risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Ikuti kami di Twitter, Facebook, Telegram, dan Google News
Postingan Pakar Menyajikan Matematika yang Membuktikan XRP Akan Lebih Besar dari Bitcoin dan Ethereum muncul pertama kali di Times Tabloid.


