- Penegak hukum AS dan Belanda membongkar VerifTools yang menjual ID palsu untuk kripto.
- Operasi menghasilkan $6,4 juta dalam pendapatan ilegal.
- Bursa cryptocurrency menjadi target melalui dokumen KYC palsu.
Badan penegak hukum AS dan Belanda menutup platform VerifTools, pasar online utama untuk ID palsu, menyita server dan domain yang digunakan untuk transaksi cryptocurrency ilegal.
Pembongkaran VerifTools mengganggu sumber signifikan dokumen identitas palsu, berdampak pada bursa cryptocurrency dan meningkatkan pengawasan terhadap proses KYC secara global.
Penindakan VerifTools: $6,4 Juta Pendapatan Penipuan Disita
Pihak berwenang, termasuk FBI AS dan Politie Belanda, membongkar VerifTools yang dikenal menjual ID palsu. Upaya mereka berujung pada penyitaan server dan domain, melumpuhkan platform yang menghasilkan $6,40 juta dengan menjual dokumen palsu. Tindakan penegak hukum melambangkan langkah signifikan dalam memerangi pencurian identitas di era digital.
Sentimen komunitas mencerminkan optimisme yang hati-hati setelah tindakan ini. Philip Russell dari FBI menekankan perlindungan publik dari penipuan, menekankan keseriusan masalah tersebut. Tidak ada tokoh terkemuka di dunia kripto yang berkomentar secara publik tentang peristiwa tersebut.
Dari Silk Road hingga Sekarang: Evolusi Respons Regulasi
Tahukah Anda? Penindakan VerifTools menyerupai tindakan masa lalu terhadap Silk Road, menyoroti kelemahan dalam sistem identitas online yang berasal dari tahun 2013.
Menurut CoinMarketCap, Bitcoin (BTC) memiliki kapitalisasi pasar sebesar $2,18 triliun dengan pasokan beredar sebanyak 19.913.993 per 31 Agustus 2025. Ini menunjukkan volume perdagangan 24 jam sebesar $50,82 miliar dan sedikit kenaikan harga sebesar 0,87% selama sehari terakhir.
Bitcoin(BTC), grafik harian, tangkapan layar di CoinMarketCap pada 01:08 UTC pada 31 Agustus 2025. Sumber: CoinMarketCapTim peneliti Coincu menyarankan kemungkinan langkah-langkah regulasi dapat mencakup protokol KYC yang lebih ketat di sektor aset digital, bertujuan untuk menutup celah yang dimanfaatkan oleh penipu identitas. Pola historis menunjukkan kemunculan kembali platform semacam itu dengan cepat kecuali regulasi berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.
| DISCLAIMER: Informasi di situs web ini disediakan sebagai komentar pasar umum dan bukan merupakan nasihat investasi. Kami mendorong Anda untuk melakukan riset sendiri sebelum berinvestasi. |
Sumber: https://coincu.com/news/law-enforcement-seizes-veriftools-marketplace/



