Pendidik keuangan dan investor Robert Kiyosaki telah mengidentifikasi tiga aset alternatif yang jarang ia jual, dengan menyebutkan nilai jangka panjangnya.
Dalam komentarnya terbaru, penulis Rich Dad Poor Dad menunjuk emas, perak, dan Bitcoin (BTC) sebagai aset yang menurutnya layak dipegang untuk jangka panjang, kata Kiyosaki dalam postingan X pada 31 Agustus.
Memang, sentimen ini muncul di saat penulis terus memperingatkan tentang kemungkinan terjadinya crash pasar.
Selama bertahun-tahun, sambil berulang kali memperingatkan tentang penurunan ekonomi, Kiyosaki tetap berpendapat bahwa ketiga aset ini berfungsi sebagai penyimpan kekayaan jangka panjang yang ideal, mampu melindungi investor ketika pasar tradisional goyah.
Keyakinannya berasal dari kepercayaan bahwa uang fiat adalah 'palsu,' terkikis oleh dekade-dekade pencetakan uang, utang yang meningkat, dan berakhirnya standar emas. Menurutnya, bailout yang berulang hanya menutupi cacat sistemik, membuat krisis berikutnya kemungkinan akan parah.
Sebaliknya, ia memandang saham, obligasi, dan rekening tabungan menawarkan sedikit keamanan, sementara emas dan perak, 'uang Tuhan,' dan Bitcoin, 'uang rakyat,' menonjol sebagai aset yang tangguh ketika mata uang melemah dan kepercayaan pada bank sentral berkurang.
Refleksi Kiyosaki tentang pendidikan keuangan
Kiyosaki juga merefleksikan pendidikan keuangan, menarik garis antara 'mengajar' dan 'membicarakan buku Anda.' Ia mencatat bahwa sementara banyak orang di dunia keuangan mempromosikan produk yang terkait dengan investasi mereka sendiri, fokusnya adalah pada mengajar pelajaran daripada menjual kesepakatan.
Penulis tersebut mencatat bahwa beberapa investor memanfaatkan konferensi dan kursus untuk menawarkan peluang eksklusif di bawah kedok pendidikan.
Sebaliknya, "pitch" miliknya sendiri berkisar pada mendorong orang untuk bermain dan mengajarkan permainan papan Cashflow-nya sebagai alat untuk membangun kecerdasan finansial.
Sambil mengakui bahwa kapitalisme dan penjualan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, ia memperingatkan agar tidak membingungkan pendidikan dengan promosi, menekankan bahwa pengajaran yang tulus harus membantu orang lain berkembang daripada sekadar mendorong penjualan.
Pendidik keuangan dan investor Robert Kiyosaki telah mengidentifikasi tiga aset alternatif yang jarang ia jual, dengan menyebutkan nilai jangka panjangnya.
Dalam komentarnya terbaru, penulis Rich Dad Poor Dad menunjuk emas, perak, dan Bitcoin (BTC) sebagai aset yang menurutnya layak dipegang untuk jangka panjang, kata Kiyosaki dalam postingan X pada 31 Agustus.
Memang, sentimen ini muncul di saat penulis terus memperingatkan tentang kemungkinan terjadinya crash pasar.
Selama bertahun-tahun, sambil berulang kali memperingatkan tentang penurunan ekonomi, Kiyosaki tetap berpendapat bahwa ketiga aset ini berfungsi sebagai penyimpan kekayaan jangka panjang yang ideal, mampu melindungi investor ketika pasar tradisional goyah.
Keyakinannya berasal dari kepercayaan bahwa uang fiat adalah 'palsu,' terkikis oleh dekade-dekade pencetakan uang, utang yang meningkat, dan berakhirnya standar emas. Menurutnya, bailout yang berulang hanya menutupi cacat sistemik, membuat krisis berikutnya kemungkinan akan parah.
Sebaliknya, ia memandang saham, obligasi, dan rekening tabungan menawarkan sedikit keamanan, sementara emas dan perak, 'uang Tuhan,' dan Bitcoin, 'uang rakyat,' menonjol sebagai aset yang tangguh ketika mata uang melemah dan kepercayaan pada bank sentral berkurang.
Refleksi Kiyosaki tentang pendidikan keuangan
Kiyosaki juga merefleksikan pendidikan keuangan, menarik garis antara 'mengajar' dan 'membicarakan buku Anda.' Ia mencatat bahwa sementara banyak orang di dunia keuangan mempromosikan produk yang terkait dengan investasi mereka sendiri, fokusnya adalah pada mengajar pelajaran daripada menjual kesepakatan.
Penulis tersebut mencatat bahwa beberapa investor memanfaatkan konferensi dan kursus untuk menawarkan peluang eksklusif di bawah kedok pendidikan.
Sebaliknya, "pitch" miliknya sendiri berkisar pada mendorong orang untuk bermain dan mengajarkan permainan papan Cashflow-nya sebagai alat untuk membangun kecerdasan finansial.
Sambil mengakui bahwa kapitalisme dan penjualan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, ia memperingatkan agar tidak membingungkan pendidikan dengan promosi, menekankan bahwa pengajaran yang tulus harus membantu orang lain berkembang daripada sekadar mendorong penjualan.
Gambar unggulan via YouTube Ben Shapiro
Sumber: https://finbold.com/r-kiyosaki-names-three-assets-he-rarely-sells/


