Perusahaan game dan blockchain Jepang Gumi menyetujui pendekatan treasury ganda pada tahun 2025. Perusahaan tersebut berencana untuk menyimpan Bitcoin (BTC USD) sebagai cadangan jangka panjang dan membeli XRP untuk pembayaran dan likuiditas.
Akuisisi XRP dijadwalkan terjadi antara September 2025 dan Februari 2026. Perusahaan tersebut mengatakan keputusan ini memisahkan aset digital menjadi dua kategori berbeda.
BTC sebagai jangkar keuangan dan XRP sebagai token utilitas. Pemisahan ini selaras dengan kondisi regulasi di Jepang dan mendukung kemitraan Gumi dengan SBI Holdings dan Ripple.
Harga Bitcoin (BTC USD) Diposisikan sebagai Aset Cadangan
Sebelumnya pada tahun 2025, Gumi mengalokasikan sekitar ¥1 Miliar ($6,7 Juta) untuk Bitcoin (BTC USD). Token tersebut ditempatkan ke dalam program staking untuk menghasilkan pendapatan tambahan.
Gumi mendeskripsikan BTC sebagai cadangan neraca keuangan, membandingkannya dengan penyimpan nilai dalam keuangan tradisional.
Dengan menggunakan BTC dengan cara ini, perusahaan memperkuat perannya sebagai aset penstabil. Harga Bitcoin berada di sekitar $109.000 pada saat penulisan.
Nilai ini menggarisbawahi mengapa Gumi memperlakukan BTC sebagai kepemilikan jangka panjang. Aset tersebut berfungsi sebagai lindung nilai terhadap volatilitas dan cara untuk memperkuat posisi treasurynya.
Pendekatan Gumi mencerminkan strategi korporasi yang lebih luas. Perusahaan sering mengandalkan satu set aset untuk stabilitas dan yang lain untuk likuiditas.
Dalam model ini, BTC mewakili cadangan yang dibekukan sementara XRP mendukung pertumbuhan operasional.
Pembelian XRP Terstruktur Selama Enam Bulan
Gumi mengotorisasi akuisisi XRP senilai ¥2,5 Miliar ($17 Juta). Pembelian tersebut akan menambahkan sekitar enam Juta token ke treasurynya.
Alih-alih membeli sekaligus, Gumi menyebarkan akuisisi dari September 2025 hingga Februari 2026.
Rencana bertahap ini memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Hal ini juga memberikan ruang untuk melaporkan kemajuan secara triwulanan. Pendekatan ini menciptakan transparansi bagi pemegang saham dan regulator.
Perusahaan mengatakan XRP cocok untuk pengiriman uang dan manajemen likuiditas. Fungsi-fungsi ini memisahkan XRP dari BTC, yang disimpan untuk cadangan.
Harga XRP berada di sekitar $2,82 pada saat penulisan, setelah turun 0,07% dalam 24 jam dan 6,68% selama minggu lalu.
Token tersebut turun 3,97% dalam sebulan terakhir dan diperdagangkan di bawah rekor tertingginya yaitu $3,84. Gumi mengatakan desain token untuk pembayaran lintas batas membenarkan perannya sebagai aset utilitas.
Strategi Gumi selaras dengan SBI Holdings, pemegang saham terbesarnya, dan Ripple.
Perusahaan juga mempersiapkan peluncuran stablecoin SBI yang disebut RLUSD. Produk tersebut diharapkan akan memperkuat ekosistem Ripple di Asia.
Prospek Adopsi Blockchain Korporasi
Pendekatan ganda Gumi menunjukkan bagaimana perusahaan dapat menyusun kepemilikan token seperti keuangan tradisional. Satu bagian treasury berfungsi sebagai penstabil, sementara yang lain melayani operasi harian.
Strategi ini menyoroti adopsi bertahap solusi berbasis blockchain di antara perusahaan-perusahaan Jepang.
Para analis mengatakan kemitraan dengan SBI Holdings menambah bobot pada rencana tersebut. SBI adalah mitra utama Ripple di Asia, dan keterlibatannya mendukung kepatuhan regulasi.
Kombinasi cadangan Bitcoin (BTC USD) dan utilitas XRP menciptakan model yang dapat dipertimbangkan oleh perusahaan Jepang lainnya.
Rencana tersebut juga menggarisbawahi pergeseran menuju manajemen treasury formal untuk token. Alih-alih spekulasi, perusahaan di Jepang mulai mengintegrasikan aset digital ke dalam akuntansi terstruktur.
Pemisahan peran antara BTC dan XRP memberikan kejelasan tentang bagaimana perusahaan menggunakan token dalam bisnis.
Ke depannya, pembelian XRP senilai ¥2,5 Miliar menempatkan Gumi di antara perusahaan Jepang pertama dengan strategi treasury terpisah.
Langkah perusahaan tersebut menunjukkan bahwa integrasi blockchain di Jepang akan terus berkembang seiring dengan semakin banyak perusahaan yang mengadopsi pendekatan yang diregulasi dan terdiversifikasi.
Sumber: https://www.thecoinrepublic.com/2025/08/31/gumi-split-treasury-with-bitcoin-btc-usd-price-reserve-and-17m-xrp-plan/



