Harga Solana telah bergerak sideways hampir empat minggu, tetap berada dalam struktur horizontal yang ketat. Altcoin ini berulang kali menguji level support dan resistance tanpa membentuk tren yang jelas.
Konsolidasi yang berkepanjangan ini telah menekan volatilitas dan membuat perilaku investor menjadi penentu utama breakout berikutnya.
Kondisi pasar saat ini memunculkan dua kemungkinan. Jika permintaan meningkat, harga bisa reli tajam ke atas. Sebaliknya, jika keyakinan mulai melemah, SOL dapat turun ke level support yang lebih rendah.
Data on-chain memperlihatkan bahwa jumlah alamat baru Solana kembali meningkat. Meningkatnya pengguna baru menandakan minat yang terbarukan terhadap ekosistem ini. Peserta baru biasanya membawa tambahan likuiditas yang dapat mendukung stabilitas harga dan upaya breakout.
Dalam 12 hari terakhir, jumlah alamat baru harian bertambah sebanyak 1,4 juta hingga kini mencapai 8,6 juta. Pertumbuhan ini menunjukkan partisipasi pengguna di jaringan yang semakin aktif. Aktivitas pengguna yang semakin besar memperkuat fundamental Solana dan bisa menjadi pondasi kenaikan harga jika tren ini terus berlanjut.
Ingin wawasan token lainnya seperti ini? Daftar Newsletter Harian Editor Harsh Notariya tentang Kripto dengan klik di sini.
Data perubahan posisi bersih holder menunjukkan para holder jangka panjang masih cukup tangguh. Meskipun laju akumulasi melambat, tren utama tetap memperlihatkan posisi bersih yang positif. Keyakinan jangka panjang tetap tidak berubah walau volatilitas jangka pendek terjadi.
Tapi, perlambatan momentum beli memang cukup terlihat. Holder yang tetap bertahan telah membantu harga Solana tetap terkonsolidasi dan tidak jatuh drastis. Jika holder jangka panjang mulai beralih dari akumulasi ke distribusi, tekanan penurunan bisa cepat meningkat dan mengganggu keseimbangan saat ini.
Saat ini, Solana diperdagangkan di kisaran US$85 pada waktu publikasi, bergerak dalam rentang US$77 hingga US$88. Beberapa kali upaya breakout gagal, menunjukkan kekuatan dari batas-batas harga ini. Pergerakan yang meyakinkan di atas atau di bawah area ini kemungkinan akan menentukan arah harga jangka pendek.
Garis Bollinger semakin menyempit, menandakan adanya tekanan volatilitas. Pengetatan semacam ini seringkali mendahului pergerakan harga yang signifikan. Jika momentum bullish muncul bersamaan dengan pelepasan volatilitas, SOL bisa menembus US$88 dan mengincar US$97. Jika Solana mampu bertahan di atas US$97, harga bisa kembali di atas US$100 dan membawa optimisme yang lebih luas.
Namun, jika tekanan beli tidak cukup kuat, harga kemungkinan besar akan tetap bergerak sideways. Jika holder jangka panjang mengurangi kepemilikan, harga Solana bisa kembali menguji support di US$77. Jika breakdown terjadi di bawah level itu, maka US$67 akan menjadi area kunci berikutnya dan skenario bullish akan batal serta prospek bearish semakin kuat.

