Ketegangan geopolitik yang semakin meningkat selama akhir pekan tidak memicu arus keluar modal besar-besaran dari altcoin. Kondisi ini menunjukkan bahwa harga aKetegangan geopolitik yang semakin meningkat selama akhir pekan tidak memicu arus keluar modal besar-besaran dari altcoin. Kondisi ini menunjukkan bahwa harga a

3 Altcoin Dihadapkan pada Risiko Likuidasi Besar di Pekan Pertama Maret

2026/03/03 00:00
durasi baca 4 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Ketegangan geopolitik yang semakin meningkat selama akhir pekan tidak memicu arus keluar modal besar-besaran dari altcoin. Kondisi ini menunjukkan bahwa harga altcoin sedang berada di sekitar level keseimbangan dan bersiap untuk pergerakan signifikan. Hal ini membuat pasar juga berpotensi mengalami likuidasi berskala besar.

Altcoin seperti SOL, XRP, dan XAUT masing-masing memiliki faktor pendorong yang berbeda yang bisa segera menyebabkan volatilitas dan likuidasi pada posisi Long maupun Short.

1. Solana (SOL)

SOL bergerak sideways di sekitar US$84 sejak awal Februari. Pergerakan dalam rentang sempit dan harga yang stabil ini menandakan fase “volatility compression” yang biasanya mendahului breakout besar.

Karena itu, para trader derivatif SOL kemungkinan besar akan menghadapi likuidasi, terlepas dari apakah mereka memegang posisi Long atau Short. Pengamatan dari analis Joao Wedson mengenai indeks Solana Buy/Sell Pressure Delta memperkuat kemungkinan ini.

Indikator Solana Buy/Sell Pressure Delta berubah menjadi merah dan turun tajam. Ia menjelaskan bahwa secara historis, sinyal ini tidak selalu berarti harga akan semakin turun. Tapi, sinyal ini biasanya menandai titik bawah utama sebelum harga berbalik arah.

Solana Buy/Sell Pressure Delta. Sumber: AlphractalSolana Buy/Sell Pressure Delta | Sumber: Alphractal

Peta likuidasi 7 hari dari Coinglass memperlihatkan bahwa jika SOL turun ke US$74 minggu ini, total volume likuidasi potensial untuk posisi Long bisa mencapai US$376 juta.

Peta Likuidasi Exchange SOL. Sumber: CoinglassPeta Likuidasi Exchange SOL | Sumber: Coinglass

Di sisi lain, jika SOL rebound ke US$95, total volume likuidasi potensial untuk posisi Short bisa menembus angka US$450 juta.

2. XRP

XRP juga sedang berada di fase keseimbangan jangka pendek antara tekanan beli dan jual. Berita negatif tentang memanasnya ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran selama akhir pekan tidak memicu aksi jual. Sebaliknya, XRP tetap stabil di sekitar US$1,35.

Laporan terbaru dari BeInCrypto mengungkap bahwa indikator Net Unrealized Profit and Loss (NUPL) telah menunjukkan fase akhir dari tren penurunan. Selama 12 tahun terakhir, bulan Maret rata-rata memberikan return sebesar 18% untuk XRP, sehingga menjadi bulan terkuat di kuartal pertama.

Meski begitu, selama seminggu terakhir, sebanyak 472 juta XRP senilai US$652 juta masuk ke Binance. Saldo XRP di Binance mulai menunjukkan pertumbuhan kembali setelah sebelumnya terus menurun selama beberapa bulan.

Kekuatan yang saling bertentangan ini membuat kemungkinan para trader XRP akan menghadapi risiko likuidasi, baik mereka memegang posisi Long maupun Short.

Peta Likuidasi Exchange XRP. Sumber: CoinglassPeta Likuidasi Exchange XRP | Sumber: Coinglass

Peta likuidasi 7 hari mengindikasikan jika XRP turun ke US$1,20 minggu ini, total volume likuidasi potensial untuk posisi Long bisa melampaui US$125 juta. Sebaliknya, jika harga naik ke US$1,50, total volume likuidasi potensial untuk posisi Short dapat melampaui US$157 juta.

3. Tether Gold (XAUT)

Emas yang telah ditokenisasi mulai menarik perhatian trader, seiring harga emas fisik yang terus naik.

Tether Gold (XAUT) merupakan digital token yang didukung oleh emas fisik dan diterbitkan oleh Tether. Data dari Coinglass menunjukkan bahwa total Open Interest XAUT baru-baru ini telah melampaui US$800 juta.

Total Open Interest XAUT. Sumber: CoinglassTotal Open Interest XAUT | Sumber: Coinglass

Harga XAUT pada dasarnya tergantung pada harga emas fisik. Tapi, seiring semakin banyak investor mendapatkan eksposur ke XAUT dan meningkatkan leverage, risiko likuidasi untuk posisi Long maupun Short pun mungkin akan bertambah.

Peta likuidasi menunjukkan bahwa hanya di Bybit saja, jika XAUT naik di atas US$5.600 dan mencetak rekor tertinggi baru, trader Short bisa menghadapi kerugian likuidasi lebih dari US$61 juta. Sebaliknya, jika harga turun ke US$5.000, trader Long bisa mengalami kerugian likuidasi lebih dari US$90 juta.

Peta Likuidasi XAUT di Exchange. Sumber: CoinglassPeta Likuidasi XAUT di Exchange | Sumber: Coinglass

Kalau data dari Binance ikut dihitung, kerugian likuidasi bisa jadi lebih besar lagi. Laporan dari CryptoQuant menyoroti bahwa XAUT sudah resmi masuk ke jajaran Top 10 pasangan trading kontrak perpetual di Binance.

Saat ini, total Open Interest pasar sudah turun dari lebih dari US$120 miliar di awal tahun menjadi US$94 miliar saat ini. Trader derivatif jangka pendek sudah mengurangi leverage.

Mereka kini lebih fokus ke altcoin berkapitalisasi besar dan aset dunia nyata berbasis token seperti emas dan perak. Pelaku pasar nampaknya lebih berhati-hati serta menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.