Hidden Road, yang kini menjadi Ripple Prime, telah masuk ke dalam direktori National Securities Clearing Corporation (NSCC).
Perkembangan ini memicu optimisme di komunitas XRP. Banyak yang menyebut hal ini sebagai tonggak penting untuk adopsi XRPL oleh institusi.
Pengumuman dari Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) menegaskan bahwa Hidden Road Partners CIV US LLC telah masuk dalam direktori Market Participant Identifiers (MPIDs) milik NSCC per 2 Maret 2026.
Ikuti kami di X untuk dapatkan berita terbaru secara langsung
Ripple pertama kali mengumumkan niatnya mengakuisisi Hidden Road, sebuah platform brokerage global utama, pada April 2025. Perusahaan ini merampungkan kesepakatan senilai US$1,25 miliar pada Oktober dan juga mengganti nama Hidden Road menjadi Ripple Prime.
Kesepakatan ini menjadi salah satu transaksi terbesar dalam sejarah aset digital dan menjadikan Ripple perusahaan kripto pertama yang memiliki prime broker global multi-aset. Dalam sebuah unggahan terbaru, CTO Emeritus Ripple, David Schwartz, menyoroti penggunaan nama lama oleh DTCC meski Ripple sudah melakukan rebranding menjadi Ripple Prime.
Schwartz menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut bisa terjadi karena inisiatif ini sudah berjalan sebelum akuisisi selesai sepenuhnya dan beberapa persetujuan regulator masih menunggu pada saat itu.
NSCC, anak perusahaan DTCC, menyediakan layanan kliring terpusat, penyelesaian, manajemen risiko, dan central counterparty untuk transaksi antar broker. Keanggotaan dalam direktori MPID NSCC memberi sebuah perusahaan status operasional langsung di alur kerja pasca-transaksi yang biasa dipakai institusi keuangan tradisional.
Saat proses akuisisi, Ripple menyatakan Hidden Road akan memindahkan aktivitas pasca-transaksinya ke XRP Ledger (XRPL). Perusahaan tersebut menilai langkah ini dapat menyederhanakan operasional dan menurunkan biaya, sekaligus menunjukkan potensi XRPL sebagai blockchain utama bagi DeFi institusional. Maka dari itu, XRPL berpotensi mendapat manfaat dari perkembangan terbaru ini.
Bagi XRPL, perkembangan ini memperkuat posisinya sebagai infrastruktur terpercaya untuk layanan keuangan kelas institusi. Hal ini juga meningkatkan kredibilitasnya di sektor finansial. XRP bahkan dapat mengambil keuntungan secara tidak langsung. Dalam jangka pendek, pergerakan harga kemungkinan dipengaruhi sentimen, bukan fundamental.
Dalam jangka panjang, dampaknya bisa lebih signifikan seiring Ripple Prime memindahkan proses pasca-transaksi ke XRP Ledger. Jika aktivitas penyelesaian institusi mulai berjalan di XRPL, penggunaan jaringan akan meningkat dan peran XRP dalam biaya transaksi serta routing likuiditas dapat memicu permintaan fungsional.
Jenis permintaan seperti ini biasanya lebih bertahan lama dibanding spekulasi jangka pendek. Meski begitu, dampak pada harga tetap tergantung pada eksekusi dan skalanya. Jika tidak terlihat pertumbuhan volume XRPL yang terkait dengan arus institusi, perkembangan ini hanya akan memperkuat narasi XRP sebelum benar-benar mengubah valuasinya secara signifikan.
Meski demikian, perlu dicatat bahwa keanggotaan NSCC bukan berarti NSCC langsung memakai XRPL. Artinya, Ripple Prime saat ini sudah punya posisi regulasi dan operasional sehingga berpotensi menyalurkan aktivitasnya lewat XRPL di proses mendatang.
Langganan channel YouTube kami untuk menonton wawasan ahli dari para pemimpin dan jurnalis


