Wawasan Utama:
- El Salvador membeli emas senilai $50 juta, langkah pertama dalam 35 tahun.
- Negara ini juga memegang 6.283 BTC, menunjukkan taruhan ganda pada emas dan Bitcoin.
- Kenaikan emas dan kelemahan Bitcoin menyoroti perpecahan baru, membentuk strategi Nayib Bukele.
El Salvador sekali lagi mengejutkan dunia keuangan dengan strategi cadangannya. Bank sentral negara tersebut baru saja membeli 13.999 ons (397 kg) emas senilai $50 juta.
Ini adalah pembelian emas pertama dalam 35 tahun. Hal ini meningkatkan cadangan emas El Salvador lebih dari 31%, menjadikannya sekitar 58.105 ons (1.647 kg), kini bernilai hampir $207 juta.
Untuk negara kecil, itu adalah angka yang besar. Ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam membangun campuran cadangan yang kuat.
El Salvador Menambahkan Emas Bersama Bitcoin dalam Rencana Cadangan
Pembelian emas ini, seperti diungkapkan oleh Nayib Bukele, tidak terjadi secara terisolasi. El Salvador telah menjadi terkenal karena memegang Bitcoin. Pemerintah telah membeli satu Bitcoin setiap hari, dimulai sejak 2022.
Negara ini sekarang memiliki lebih dari 6.283 BTC, bernilai lebih dari $750 juta pada harga Bitcoin saat ini. Data terbaru menunjukkan kepemilikan ini telah menghasilkan keuntungan lebih dari 150% sejak program pembelian dimulai.
Baru minggu ini, pemerintah juga memindahkan Bitcoin-nya ke 14 dompet terpisah.
Setiap dompet kini menyimpan tidak lebih dari 500 BTC. Langkah ini dijelaskan sebagai perlindungan terhadap kemungkinan ancaman kuantum.
Sementara komputer kuantum masih dalam tahap awal, beberapa khawatir mereka bisa membobol jenis keamanan yang lebih lama. Dengan menyebarkan Bitcoin, El Salvador telah membuat simpanannya lebih aman jika terjadi risiko di masa depan. Tapi itu bukan satu-satunya jalur keamanan yang dipilih negara tersebut.
Sekarang, dengan emas dan Bitcoin di tangan, pemerintah memiliki dua aset yang sangat berbeda dalam cadangannya. Emas adalah lindung nilai "uang lama", sementara Bitcoin adalah taruhan "uang baru". Bersama-sama, mereka membentuk keseimbangan risiko-on/risiko-off.
Mengapa El Salvador Bertaruh pada Emas Sekarang?
Waktu langkah emas ini juga penting.
Bank sentral global membeli emas dengan kecepatan tercepat dalam beberapa dekade. China, India, dan Rusia telah memimpin. Bagi mereka, emas masih merupakan penyimpan nilai yang paling aman.
Emas sendiri baru-baru ini menyentuh rekor tertinggi, menunjukkan permintaan yang kuat di tengah ketidakpastian global.
Bagi El Salvador, membeli emas sekarang melakukan dua hal.
Pertama, ini memberi sinyal kepada pasar internasional dan pemberi pinjaman, termasuk IMF, bahwa negara tersebut tidak "all-in" pada Bitcoin. Itu penting karena Bitcoin dipandang sebagai volatil.
Kedua, ini membantu membangun kepercayaan pada saat negara membutuhkan modal dari luar untuk ekonominya.
Inilah yang disebut beberapa analis sebagai strategi "jembatan". Emas berfungsi sebagai jembatan untuk membuat pemain keuangan tradisional tetap senang, sementara Bitcoin tetap menjadi taruhan jangka panjang yang menguntungkan.
Presiden El Salvador Bukele sendiri telah mengisyaratkan untuk menjadi lebih aktif dalam penambangan emas, yang dapat meningkatkan cadangan lebih lanjut di masa depan.
Emas dan Bitcoin Bergerak Terpisah
Dari akhir 2022 hingga akhir 2024, emas dan Bitcoin sering bergerak bersama. Emas naik 67%, sementara Bitcoin melonjak hampir 400%. Banyak yang berpikir tren ini akan berlanjut. Tapi pada 2025, kedua aset tersebut berpisah jalan. Saat ini, emas naik 16% tahun ini, sementara Bitcoin turun sekitar 6%.
Ini menunjukkan bahwa meskipun keduanya adalah "uang keras," mereka digerakkan secara berbeda. Emas naik ketika investor menginginkan keamanan. Bitcoin bertindak lebih seperti taruhan berisiko tinggi, bergerak dengan pasar berteknologi tinggi seperti Nasdaq.
Bagi El Salvador, memiliki keduanya berarti mereka terlindungi dalam kedua situasi.
Rasio Bitcoin-ke-emas saat ini sekitar 31. Itu berarti satu Bitcoin setara dengan nilai 31 ons (0,87 kg) emas.
Ini mendekati rekor tertinggi sepanjang sejarah. Jika Bitcoin naik lagi, rasio bisa melebar lebih jauh. Jika tidak, kepemilikan emas membantu melindungi neraca.
Sementara itu, pembelian emas $50 juta El Salvador adalah sebuah pesan. Satu di mana negara tersebut mengatakan bahwa mereka tidak meninggalkan Bitcoin, tetapi juga tidak buta terhadap risiko.
Dan ini mungkin juga berarti bahwa negara tersebut bisa mengharapkan beberapa koreksi harga atau volatilitas di ruang kripto, terlebih lagi dengan September yang umumnya menjadi bulan yang lemah.
Sumber: https://www.thecoinrepublic.com/2025/09/05/why-el-salvador-50m-gold-bet-matters-for-bitcoins-next-move/



