Cryptoharian – Harga Pepecoin (PEPE) saat ini diperdagangkan di sekitar US$ 0,00000354 setelah mengalami kenaikan menuju area US$ 0,0000037. Namun, tekanan jual muncul di level tersebut dan mendorong harga kembali turun.
Penurunan tersebut membawa PEPE ke kisaran US$ 0,00000355, di mana pembeli mulai masuk untuk mempertahankan area support. Dari titik ini, harga sempat mengalami pemulihan kecil dan kembali bergerak ke area harga saat ini.
Meski demikian, dalam 24 jam terakhir PEPE masih tercatat turun sekitar 2,31 persen. Saat ini pergerakan harga menunjukkan fase konsolidasi ringan, dengan pasar bergerak sideways.
Di satu sisi, pembeli terlihat masih berhati-hati. Di sisi lain, penjual masih memiliki pengaruh terhadap arah pasar. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar sedang mencoba menstabilkan harga di zona saat ini.
Analis Soroti Peluang Reli 100 Persen Jika Support Bertahan
Pada grafik timeframe harian, PEPE terlihat diperdagangkan dekat zona support penting di sekitar US$ 0,0000036.
Menurut analis kripto Biggest DC, area ini berpotensi menjadi zona permintaan kuat. Setiap kali harga mendekati level tersebut, pembeli terlihat mulai masuk ke pasar.
Jika support ini mampu bertahan, kondisi tersebut dapat menjadi sinyal bahwa fase akumulasi sedang berlangsung.
Baca Juga: Dogecoin Tiba-Tiba Melonjak 15 Persen, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Berdasarkan proyeksi pada grafik, terdapat potensi kenaikan hingga sekitar 100 persen jika harga mampu memantul kuat dari area ini. Target kenaikan berada di sekitar US$ 0,0000072, yang ditandai sebagai zona resistensi berikutnya.
Apabila volume perdagangan meningkat dan momentum beli menguat, harga berpotensi bergerak cepat menuju area resistensi tersebut.
Momentum Pasar Masih Lemah
Meski terdapat potensi kenaikan, indikator teknikal menunjukkan bahwa momentum pasar saat ini masih relatif lemah.
Pada grafik harian, PEPE masih menunjukkan pola lower highs dan lower lows, yang menandakan tren penurunan belum sepenuhnya berakhir.
Saat ini harga berada di sekitar $0.000003618, dengan pergerakan yang cenderung sideways hingga sedikit bearish.
Indikator teknikal juga mencerminkan kondisi tersebut:
Kombinasi indikator ini menunjukkan bahwa kekuatan bullish masih belum cukup kuat, sehingga pasar masih dalam fase menunggu arah yang lebih jelas.


